Travelling

Aroma Cendana Yang Semakin Langka

Adu mulut tepat di depan sinar X di bandara Juanda-Surabaya terjadi antara saya dan petugas. Saat itu petugas melarang saya membawa potongan kayu dalam kabin dan harus masuk dalam bagasi pesawat. Dalam benak saya “jangan sampai disita petugas bandara, bisa ...

Read More »

Harmoni Kesambi dalam Kelezatan Se’i

Kata orang Timor “sonde lengkap pi Timor kalau son makan se’i“, atau tidak lengkap jika pergi ke Timor kalau tidak makan sei. Se’i adalah makanan khas Timor dan kini sudah merambah kemana-mana. Berbicara se’i pasti identik dengan Kupang sebagai Ibukota ...

Read More »

Tumbuhan Pembunuh Pulau Timor

Senjata biologi yang selama ini dibayangan adalah serangan dengan menggunakan virus atau bakteri yang patogen. Sejata pemusnah masal ini lebih identik dengan mikoorganisme atau mahluk tak kasat mata lalu disebarkan. Tanpa disadari, senjata biologi tidak selalu berkiblat pada virus atau ...

Read More »

Maso Minta, Mahalnya Melamar Nona Timor

“Kalo ada yang mo maso minta, nona tarima saja, jang ale pikir beta lai, perkara cinta beta cinta, mo sayang paling sayang, marsio mo biking apa, parcuma beta susah di rantau“. Yang artinya (kalau ada yang mau melamar, nona terima ...

Read More »

Hidupnya Lokomotif Tua Untuk Menggugah Nostalgia

Tetiba saya teringat salah satu adegan dalam film Sang Pencerah karya sineas tanah air Hanung Bramantyo. Dalam adegan, diceritakan tentang perjalanan Ahmad Dahlan mengguanakan kereta api. Saya tahu persis, adegan tersebut dilakukan di Stasiun Ambarawa. Yang membuat saya terkagum adalah, ...

Read More »

Hujan Meteor untuk Sang Empu

  “Warnanya hitam, bentuknya tidak beraturan, keras, dan permukaanya kasar” kata Profesor Francois Semah, seorang arkeolog dari Univeristas Paris. Siang itu saya ikut dengan peneliti yang suka blususkan di situs-situs purbakala di Indonesia untuk mencari batu meteor atau tektite di ...

Read More »

Kunyit dan Wanita

Hawa pantai di Sumbawa yang lembap dan di bawah teriknya matahari benar-benar menyiksa bagi saya yang biasa tinggal di daerah pegunungan. Benar saja, oleh-oleh dari setiap kali melancong dari pantai adalah kulit yang menghitam bahkan mengelupas. Senyum dan sapa ramah ...

Read More »

Berselancar di Puncak Barcan di Gumuk Pasir

Kata beberapa orang, tempat ini begitu istimewa karena satu-satunya di Asia Tenggara dan hanya ada beberapa di dunia. Gumuk Pasir, begitu orang menyebutnya untuk gurun mungil di Selatan Yogyakarta ini. Saya merasa, gurun mungil ini biasa saja, bukan karena fenomena ...

Read More »