Sisi Ilmiah Buah Merah (Pandanus conoideus Lam)

Menyebrangi sungai Yetmi.

1 jam penerbangan dari bandara Sentani Papua mengantarkan saya mendarat di bandara Wamena. Selama penerbangan saya takjub akan lansekap pulau Papua yang berbukit, bergunung, dan nampak aliran sungai Mamberamo yang membelah gunung. Di lembah Baliem-Wamena perjalanan saya dimulai untuk melihat sisi dalam dari Papua.1 jam penerbangan dari bandara Sentani Papua mengantarkan saya mendarat di bandara Wamena. Selama penerbangan saya takjub akan lansekap pulau Papua yang berbukit, bergunung, dan nampak aliran sungai Mamberamo yang membelah gunung. Di lembah Baliem-Wamena perjalanan saya dimulai untuk melihat sisi dalam dari Papua.

Desa Kilise
Menuju Desa KiliseDengan kendaraan berpengegerak 4 roda kami menuju Sogokmo. Sebuah distrik yang berbatasan dengan Kabupaten Wamena dan Yahokimo. Sungai Yetmi yang deras menghentikan langkah kaki saya. Sungai sebagai pembatas dua kabupaten nampaknya sangat tidak ramah dengan pendatang seperti saya. Aliran sungai yang deras dan suhunya yang sangat dingin harus saya lewati dengan menyeberang sambil bertelanjang kaki. Inilah ucapan selamat datang di Papua.

Peta Desa Kilise

Menuju desa Kilise.

Perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sejauh 8 Km untuk menuju Desa Kilise. Desa Kilise adalah salah satu desa yang ada di Kabupaten Yahokimo yang saat ini banyak menjadi tujuan wisata budaya. Dalam perjalanan ini saya melewati dusun-dusun kecil yang dihuni oleh beberapa kepala Keluarga lengkap dengan honai dan pilamo.
3 jam perjalanan akhirnya sampai juga di Kilise. Bangunan gereja kecil yang ada di atas bukit menyambut kedatangan saya. Udara yang dingin, kerena sudah berada di ketinggian sekitar 2.210 m dpl. Kabut datang dan pergi karena angin yang bertiup sangat cepat. Penduduk di sini mengatakan, daerah ini adalah pintu angin. Daerah dengan kontur berbentuk lembah dan jurang yang dalam menjadi jalan angin untuk bergerak.

Buah Merah
Buah MerahSalah satu yang menarik dari perjalanan ini adalah saat saya menyaksikan dari dekat sosok buah merah. Selama ini, saya melihat buah merah hanya dari media masa, televisi atau surat kabar. Di Kilise saya melihat tumbuh di beberapa tempat terutama yang dekat dengan aliran air. Buah merah nampak tumbuh subur dengan daun yang lebat dan buah yang ranum.

Buah Merah.

Buah merah dengan nama ilmiah (Pandanus conoideus Lam) banyak tersebar di Pulau Papu hingga Papua Nugini. Tumbuhan ini bisa hidup di dataran rendah hingga dataran tinggi (2500 m dpl). Jenis buah merah yang ada saat ini dibedakan berdasarkan warba buah dan ukurannya. Ada buah merah yang berjenis merah pendek, merah cokelat, merah muda, merah panjang, kuning pendak serta kuning penjang.

Kebun buah merah.

Khasiat dan Manfaat Buah Merah

Masyarakat di Papua, khususnya yang ada di Lembah Baliem memanfaatkan buah merah sebagai bahan pangan. Minyak yang ada di dalam buah merah digunakan sebagai bumbu makanan. Dalam upcara bakar batu, buah merah akan dimasukan sebagai bahan penyedap. Buah merah memberikan rasa makanana menjadi enak.
Manfaat Buah MerahLebih dari 90% dari buah merah adalah cairan minyak. Minyak yang ada di dalam buah merah tidak masuk dalam golongan asam lemak trans, sehingga tidak menyebabkan obesitas, peningkatan kadar kolesterol, penyempitan pembuluh darah, dan penyakit kardiovaskuler lainnya. Bisa dikatakan, minyak di dalam buah merah adalah lemak baik, berbeda yang bersumber dari lemak binatang.

Bakar batu masyarakat Desa Kilise.

Warna merah dari buah merah adalah senyawa karotenoid. Karotenoid adalah pigmen atau warna yang terdapat dalam bagian sel tumbuhan yang disebut dengan kromoplas. Kromoplas adalah tempat terbentuknya pigmen: melanin (hitam), likopen (merah), xantophil (kuning), karoten (merah muda), fikosianin (biru), Ungu (antosianin), dan fikoeritrin (cokelat).

Komposisi nutrisi buah merah (http://ccrc.farmasi.ugm.ac.id/?page_id=349)

Karotenoid (alfa dan beta) sangat dominan di dalam buah merah. Dominasi beta karoten terlihat dari warna buah dan minyak yang dihasilkan dari buah merah. Dalam bidang kesehatan, karotenoid adalan sumber pro vitamin A yang baik untuk kesehatan mata. Karotenoid juga sebagai sumber anti oksidan untuk mencegah radikal bebas pemicu kanker.

Sungai Yetmi Baliem.

Buah merah adalah contoh yang baik bagaimana mengoptimalkan penyerapan karotenoid oleh tubuh. Karotenoid adalah sejenis pigmen yang tidak larut dalam air atau non polar. Senyawa non polar hanya larut oleh senyawa yang non polar juga salah satunya lemak atau minyak. Kandungan minyak dalam buah merah menjadi pelarut yang efektif untuk melarutkan karetenoid sehingga memudahkan tubuh untuk menyerapnya. Pelajaran yang saya dapat untuk melarutkan karotenoid harus menggunakan minyak, jadi selama ini jus wortel, tomat sepertinya sia-sia saja.

About dhaverst

Dhanang DhaVe I'm a Biologist who is trapped in photography world, adventure, and journalism but I enjoy it..!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Sangiran, Warisan Nenek Moyang yang Diakui UNESCO

Ada sebuh cerita, dulu ditempat ini banyak sekali raksasa. Kehadiran raksasa ditunjukan dengan adanya tulang-tulang berukuran besar. Meskipun tulang-tulang tersebut tidak utuh, tetapi bisa membuktikan, ...