Kuliner Thailand sangat beragam.

Thailand Negeri Celemek Putih

Kuliner Thailand sangat beragam.

Kuliner Thailand sangat beragam.

Mengunjungi Thailand, saya seperti masuk dalam rumah makan raksasa. Bisa saya mengatakan, negeri ini tak hanya identik dengan negeri gajah putih, tetapi juga negeri celemek putih. Mengapa demikian, karena kulinernya yang banyak pilihan, bermacam jenis dan dihidangkan dengan cara yang tidak biasa. Selamat datang di surga para pencecap rasa, pemanja lidah dan pecinta rasa.

Bebuahan Mulia

Acapkali setiap kali mendengar jenis-jenis buah selalu identik dengan idiom bangkok. Dari buah jambu, pepaya, hingga durian jika melekat embel-embel bangkok maka buah tersebut pasti istimewa. Apakah nama besar bangkok menjadi garansinya? Saya mendatangi sentra buah di Supatra Land untuk membuktikan jika label bangkok benar-benar istimewa.

SUpatraland dengan bebuahan unggulnya.

SUpatraland dengan bebuahan unggulnya.

Surganya pecinta durian.

Surganya pecinta durian.

Baru saja menginjakan kaki langsung yakin, ini di bangkok dan semuanya serba bangkok, padahal baru melihat display-nya saja. Begitu memasuki mobil wisata dan diajak berkeliling kebun, maka terbukti jika semuanya adalah bangkok. Durian yang langsung dipetik dari pohonnya, jambu yang tinggal ambil dari tangkainya, buah naga yang tinggal dipelintir, hingga mangga yang ranum menggoda tangan yang sudah penuh dengan hasil petikan. Saya seperti dimanjakan di sebuah firdaus yang isinya penuh dengan buah kelas satu. Sesaat bertanya pada salah satu petugasnya, jika pemerintah benar-benar memberikan dukungan dalam sektor pertanian yang salah satunya memuliakan tanaman yakni memilih, mencari, membuat dan membudidayakan buah dengan bibit unggul.

Surganya Jajanan Jalanan

Bagi pecinta street food, maka menjelang malam di protokol jalan adalah pilihan yang tepat. Beraneka jenis makanan dijajakan dengan gerobak, warung tenda, hingga kedai-kedai makanan. Saya mengatakan inilah rumah makan terlengkap dan terpanjang yang saya ketahui. Semua jenis makanan tumpah ruah di sini. Dari makanan yang halal, hingga makanan yang dibeberapa aliran kepercayaan dilarang dikonsumsi semuanya digelar.

Menu pilihan harga kaki lima, tapi rasa bisa bintang lima.

Menu pilihan harga kaki lima, tapi rasa bisa bintang lima.

Soal harga untuk street food sangat terjankau dan dengan uang receh kita akan dipuaskan. Sangat murah dan kantong tidak bolong. Street food bisa dibilang menjadi restoran kelas bawah, tetapi yang menjadi pembeda hanyalah tempat, harga, dan penyajian, sedangkan rasa tidak berbeda jauh dengan restoran mewah. Yang menarik di Thailand adalah dijajakannya makanan ekstrem yang bagi kita sebagian sangat mengerikan. Beragam jenis serangga di jajakan seperti layaknya sate, begitu juga dengan reptil seperti ular, biawak juga menjadi menu-menu favorit bagi para penggila kuliner. Mau mencari makanan model apa, jalanlan ke sepanjang jalan di Thailand menjelang malam, semua tersedia dan bersiap bingung memilihnya.

Jajanan di sana bisa dikatakan murah meriah.

Jajanan di sana bisa dikatakan murah meriah.

 

Sajian yang Unik

Suatu saat saya diajak mengunjungi sebuah rumah makan. Konon rumah makan ini yang tertua di Thailand. Rumah makan dengan konsep mirip pecinan dimana para pramu sajinya semua berpakaian alam film-film kung fu. Dari model mereka berpakaian dan tata letak ruangannya saja sudah menarik, bagaimana dengan makanannya, jangan tanya lagi soal itu.

Cara penyaian yang fotogenik.

Cara penyaian yang fotogenik.

Thailand sepertinya tidak tanggung-tanggung dalam memberikan sajian yang terbaik untuk urusan kulianer. Untuk menyakiannya saja mereka benar-benar memberikan sentuhan unik dan artistik, sehingga acapkali membuat tidak tega untuk merusak dan mengunyahnya. Namun inilah nilai tambahnya bagaimana menyajikan yang terbaik. Selamat datang di surganya kuliner negeri celemek putih.

Selamat makan...

Selamat makan…

About dhaverst

Dhanang DhaVe I'm a Biologist who is trapped in photography world, adventure, and journalism but I enjoy it..!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Sangiran, Warisan Nenek Moyang yang Diakui UNESCO

Ada sebuh cerita, dulu ditempat ini banyak sekali raksasa. Kehadiran raksasa ditunjukan dengan adanya tulang-tulang berukuran besar. Meskipun tulang-tulang tersebut tidak utuh, tetapi bisa membuktikan, ...