2050mdpl ala Gunung Ungaran

Gunung Ungaran, salah satu gunung yang tak begitu tinggi jika di bandingkan dengan gunung-gunung lain di Jawa Tengah. Dengan ketinggian hanya 2050mdpl mungkin akan dianggap remeh oleh para pendaki yang biasa menaklukan ketinggian di atas 3000mdpl. Namun jangan salah, dibalik tingginya yang kalah dengan gunung-gunung lain, Gunung Ungaran memiliki tingkat kesulitan yang tak jauh berbeda.

Akses gunung ini bisa ditempuh lewat dua jalur, yakni Mawar dengan lewat Jimbaran dan jalur Medini lewat Boja Kendal. Dari kedua pintu gerbang ini akan dipertemukan oleh pertigaan kebun teh dekat candi peromasan. Masih ada satu jalur lagi, yakni lewat Candi Gedong Songo di Bandungan, Ambarawa.

Sepintas gunung ini mudah, namun ternyata terjal juga jalurnya. Jalur paling mudah adalah lewat Mawar dan Medini yang nanti ketemu di pertigaan dekat Candi Peromasan. Dari kebun teh, perjalanan itu dimulai. Lewat jalan berbatu, dengan hamparan teh yang luas menjadi awal pembuka dari pendakian.

Pendakian selanjutnya akan memasuki hutan yang cukup lebat. Hawa sejuk dan teduh menaungi jalan setapak yang terjal dan menguras keringat. Sepanjang jalur Gunung Ungaran dari kebun teh tidak ada mata air, sehingga perlu dipersiapkan air yang banyak. Usai melewati hutan yang lebat, kini jalur sudah mulai berbatu terjal. Hamparan padang ilalang yang menguning menjadi sambutan yang sejuk dibalik paparan matahari yang terasa membakar kulit. Jalur yang berkontur bukit dan lembah ini cukup meregang mental jika tak kuat melihat medan yang tak kenal ampun.

Akhirnya perjalanan harus berhenti saat melihat 3 tugu dari semen yang menandakan puncak Gunung Ungaran. Tugu yang dibangun oleh kesatuan Banteng Raider menjadi petunjuk bahwa pendakian sudah selesai dan puncak sudah dipijak. Seluas mata memandang akan terlihat hamparan laut disisi utara, disisi selatan berderet ada Gunung Merbabu, Telomoyo, Merapi, Sumbing dan Sindoro. Inilah Gunung Ungaran yang walaupun tak setinggi gunung-gunung di Jawa Tengah ternyata memiliki keindahan dan karakteristik yang luar biasa. Selamat mendaki dan tetap berhati-hati.

 

About dhaverst

Dhanang DhaVe I'm a Biologist who is trapped in photography world, adventure, and journalism but I enjoy it..!

No comments

  1. ealaaaaaaaaaaaaah pake barang bukti barang tho ????

  2. wuiiiiiiiiih mas dhanang dirimu tumben nampang 🙂

    seeep jos polll

  3. jadi inget, saya dan teman2 pernah tersesat di Gunung Ungaran.. 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Hutan Bonsai di Lereng Mutis

Di tengah-tengah hutan ini saya seolah menjadi kurcaci kecil diantara pohon-pohon raksasa yang kerdil. Pohon dengan umur ratusan tahun yang kulitnya sudah bersalutkan lumut kerak ...