Ngawur Elit ala Imiah di ATM

Selama saya studi seringkali diberi solusi-solusi jitu untuk menjawab pertanyaan dengan cara yang ngawur namun tetap pakai analisa dan logika. Kata dosen saya “ngawur itu yang elit dan ilmiah”, nah dari kata mutiara tersebut coba dikaji untuk ngawur elit ala ilmiah. Saya tidak diajar sedikitpun dengan menghafal ala anak sekolahan, namun lebih keanalisa dan konsep. Tidak ada lagi lobang-lobang jembatan pertanyaan yang kosong dengan rantai hafalan yang harus diplotkan satu persatu.

Mungkin jika ditanya tentang sekian banyak rumus kimia, udah takluk duluan, sebab tidak hafal. Jika ditanya rentetan rumus fisika dan matematika terlebih lagi. Parah lagi jika harus menghafal sebuah siklus yang panjang, berbelit-belit dan rumit ala biokimia. Kata pak Dosen “sayang otak ini jika penuh dengan memori hafalan”, sehingga lebih ditekankan pada konsep pemahaman. Kembali ke “ngawur elit ala ilmiah”, coba memahami sebuah konsep, yah cuma itu saja yang diutak-atik.

Beberapa istilah pasti menggunakan beberapa huruf hingga kata yang khas sebagai penunjuk. Beberapa istilah sederhana seperti penggunaan kata “ase” untuk menamakan enzim; protease, lipase, amilase dll. Eae untuk famili sebuah tanaman; Graminae, cyperaceae, Canidieae dll. At untuk nama asam; asetat, laktat, askorbat dll. Nah dari memenggal satu dua huruf bisa menjadi penjurus mau dibawa kemana konsep tersebut. Sangat mudah, jika sudah mengetahui setengah konsep, lalu analisa kata yang ada didekatnya, setidaknya walau sedikit ngawur tetep nyambung, jika salah itu persoalan lain.

Kembali lagi seorang dosen, selalu menyarankan “jangan sampai pulsa, sinyal, dan baterymu habis”. Saya tidak mengerti apa yang dimaksud dengan kalimat tersebut, namun setelah bercengkrama baru Beliau buka rahasia. Pernah suatu saat mahasiswanya bertanya tentang Spermatogenesis, dan saat itu Beliau memang kurang paham tentang konsep itu. Tidak mungkin buka buku atau primbon-primbon sakti lainnya, hanya balas sms “sebentar saya ketik dulu”. Tak lama berselang, jawaban pas dan sakti tiba ditangan si penanya. Begitu selanjutnya dan terus-menerus, selalu menjadapat jawaban yang hebat, walau kadang kala Beliau tidak tahu jawaban sebelumnya.

Sebuah rahasia dan aib terungkap dari sebuah kata mutiara “jangan sampai pulsa, sinyal, dan baterymu habis”. Ternyata dari ponsel dia mencari jawaban dari setiap pertanyaan mahasiswanya. Eyang Google, Pakde Wikipedia, kalau ndak yakin tanya tante Youtube, jika mau lebih detail buka jurnal-jurnal ilmiah. Saya yakin, sinyal, pulsa dan batery hilang salah satu maka usai sudah kesaktiannya, dan kembali membuka primbon yang rapi numpuk di rak buku.

Ngawur Elita ala Ilmiah dan perdukunan Google harus diimbangi dengan etika ilmiah. Weleh apa itu etika ilmiah, sebuah pertanyaan muncul disitu. Jangan mencuri karya orang lain dan mengklaim itu karyamu, bahasa kerenya plagiasi. Nah bagaimana jika itu memang karya orang lain dan kita mau memakainya, yang pasti tulis sumbernya. Apabila enggan atau gengsi dengan menulis sumber maka pergilah ke ATM dan jangan ambil duit. ATM, Amati, Tiru dan Modifikasi, nah disitu intinya jika tidak mau dikatakan sebagai penjiplak. Mari kita ngawur elit ala ilmiah dan jangan jadi plagiat tetapi lakukan di ATM.

Salam

DhaVe
Gd G401b, 110311, 09:30

About dhaverst

Dhanang DhaVe I'm a Biologist who is trapped in photography world, adventure, and journalism but I enjoy it..!

No comments

  1. siasetia said: ntar di simpan di kelas mana ya?..lupa judulnya seh tp hapal covernya

    lempar aja ke aku hahaha

  2. dhave29 said: weits keren..pinjam donk….

    ntar di simpan di kelas mana ya?..lupa judulnya seh tp hapal covernya

  3. siasetia said: amati Tiru Modifikasi…ada bukunya

    weits keren..pinjam donk….

  4. dhave29 said: di ATM

    amati Tiru Modifikasi…ada bukunya

  5. elok46 said: dalam rek bahasanyabetul terkadang begitu mudahnya mendapatkan info dari mbah gugel hingga mencantumkan sumbwrnyasaya terkadang spt itu krn sumber saya terlalu byk bukan mbah gugel saja

    wis mantab dah,,,mantab…..lanjuut Bu….

  6. ghalihalbantani said: modal jadi dosen ternyata gadget dgn full batere..hehe..nice share mas..

    Hehe… teknik tambal sulam Om…kembali kasih dan semoga berkenan selalusalam

  7. mahasiswidudul said: Boleh juga tuh… quote of the day lah.. huahahha! :p

    Asal ngawur ajah kok hehe,,,,

  8. dhave29 said: “diatas langit masih ada galaksi dan diatas dosen ada google”

    modal jadi dosen ternyata gadget dgn full batere..hehe..nice share mas..

  9. dhave29 said: “diatas langit masih ada galaksi dan diatas dosen ada google”

    Boleh juga tuh… quote of the day lah.. huahahha! :p

  10. mahasiswidudul said: Huahahahahaa!! Dosen jg manusia ternyata :p

    sedikit bisa melihat sisi aibnya hehehe….setidaknya “diatas langit masih ada galaksi dan diatas dosen ada google” haha…

  11. pennygata said: kalo dipikir2 emang bener sih, mesin pencari di internet itu emang udah ampir lengkap, semua ada yah πŸ™‚

    dalam rek bahasanyabetul terkadang begitu mudahnya mendapatkan info dari mbah gugel hingga mencantumkan sumbwrnyasaya terkadang spt itu krn sumber saya terlalu byk bukan mbah gugel saja

  12. pennygata said: kalo dipikir2 emang bener sih, mesin pencari di internet itu emang udah ampir lengkap, semua ada yah πŸ™‚

    siap dikunyah….. namun tetap ada tetapinya… tanpa setrum kita tidak bisa apa-apa hehehe πŸ˜€

  13. dhave29 said: Sebuah rahasia dan aib terungkap dari sebuah kata mutiara “jangan sampai pulsa, sinyal, dan baterymu habis”. Ternyata dari ponsel dia mencari jawaban dari setiap pertanyaan mahasiswanya. Eyang Google, Pakde Wikipedia, kalau ndak yakin tanya tante Youtube, jika mau lebih detail buka jurnal-jurnal ilmiah. Saya yakin, sinyal, pulsa dan batery hilang salah satu maka usai sudah kesaktiannya, dan kembali membuka primbon yang rapi numpuk di rak buku.

    Huahahahahaa!! Dosen jg manusia ternyata :p

  14. kalo dipikir2 emang bener sih, mesin pencari di internet itu emang udah ampir lengkap, semua ada yah πŸ™‚

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Sangiran, Warisan Nenek Moyang yang Diakui UNESCO

Ada sebuh cerita, dulu ditempat ini banyak sekali raksasa. Kehadiran raksasa ditunjukan dengan adanya tulang-tulang berukuran besar. Meskipun tulang-tulang tersebut tidak utuh, tetapi bisa membuktikan, ...