Foto Berlabel ''No Edit Just Photoshop''

Beberapa waktu yang lalu, terdengar santer pemberitaan klaim pulau Sipadan dan Ligitan, lalu lagu sayange, reog dan tak kalah batik. Yang merasa memiliki dan ingin memiliki langsung menyatakan klaim bahwa itu miliknya. Baiklah sekarang tidak usah ambil pusing dan repaot, karena permasalahan antar 2 negara sarat kepentingan politik dan kelompok tertentu. Dibalik konflin 2 negara tersebut saya sedikit dibuat gusar oleh mereka para ajaran poto atau pendatang baru fotografi. Mereka mencoba memproklamasikan dirinya sebagai wujud eksistensi dan power skill-nya.

Saya kira kita pernah selingkuh atau setidaknya mendua dengan beberapa akun jejaring sosial. Salah satu fasilitas di situs jejaring sosial adalah penanda ”tagging”. Dengan cuma pencet tag, kita bisa membagikan gambar kesemua orang secara cuma-cuma dan bisa dikatatakan kita sudah mengisi album dindingnya. Ada suka duka saat di tag gambar, sukanya jika gambar itu bagus dan bisa menambah perbendaharaan koleksi, namun dukanya jika gambar hasil copas, atau jiplakan dan sejenisnya sehingga tak sungkan tangan ini meremove.

Ngomong-ngomong soal tag dan klaim meng klaim ada sebuah info gambar yang membuat saya sebel bin muak dengan catatan dibawahnya. Cukuplah mungkin informasi seputar data teknis kamera ”exif” atau lokasi, model, atau apalah yang perlu sebagai sumber acuan. Ada sebuah kalimat ”No Edit, Original Version atau No Photoshop” yang membuat risih seolah menghancurkan citarasa menikmati foto. Saya melihat siapa yang mengunggah gambar, rata-rata orang terpelajar yang mengerti fotografi beserta teknisnya.

Klaim No Edit dan lain sebagainya, mungkin sebagai bukti ”ini loh poto saya… tanpa bantun software bisa jossss…”. Wah kalo begitu, para fotografer yang pro dan karyanya sudah nempel dimajalah atau surat kabar kalah jauh, sebab mereka rata-rata masih memakai software untuk koreksi dan perbaikan. Boleh donk para jawara tersebut dengan sah telah melakukan proses editing demi kelayakan hasil sebuah karya.

Idealisme memang mutlak diperlukan untuk mendapatkan kepuasan dari sebuah karya, namun apakah idealisme perlu digemborkan..?. Penikmat fotografi, saya kira tidak akan bertanya ini di edit atau tidak. Mungkin merekan akan bertanya tentang teknis pengambilan dilapangan sajah, sedangkan proses koreksi, editing atau manipulasi biarkan menjadi rahasia dapur yang empunya foto. Menjadi pertanyaan sekarang, apa fungsi menambahkan label No Edit dan kawan-kawannya..?.

Mungkin bagi produsen kamera syah jika melabelkan tanpa pengeditan bisa menghasilkan gambar yang bagus, berarti kameranya memang bagus. Tukang poto yang bagus bukan didasarkan berdasar tanpa editan atau campur tangan pihak ke 3 ”software”, melainkan keaslian foto itu karyanya dan membuat orang tidak mampu bertanya, hanya berucap ”wow..” sambil angguk-angguk serta geleng-geleng kapala.

Jika ingin menunjukan kemampuan atau skill power, cukuplah berikan data teknis yang benar dan bersiap menjawab pertanyaan serta menerima semua masukan dengan lapang dada. Kejujuran akan sebuah karya apapun nilainya akan jauh lebih dan sangat berharga daripada klaim ”No Edit, No Photoshop, Ori Versi”. Aneh lagi sudah di klaim tanpa edit, kok ada watermark, frame outlane, resize dll…? byuuh…byuh…. ”REMOVE sajah”.

Salam

DhaVe
Kamar Ademku, 14 september 2010, 11:30

About dhaverst

Dhanang DhaVe I'm a Biologist who is trapped in photography world, adventure, and journalism but I enjoy it..!

No comments

  1. sist Ave, ada yang salah?hehehe…

  2. om sulis.. wah serba auto. A.. Propesonalpol aku juga utang jew 

  3. auto level, auto contrast kadang angkat shadow hilight kasih watermark uplooooooad hehehehe**wah utang foto akeh iki

  4. mba Dini.. kencot mbak inyong hahaom Pur.. yups obyek dan tukang potonya..tp Nya itu yang bikin luar biasa.. makasih om dan tetep sabar…

  5. hehehe…..dhave… kalaupun bisa dpt photo LS apik, sebetulnya yang apik itu obyeknya, mau diolah ataupun nggak diolah.. tetap saja nggak ada photo yang lebih indah dari asline… jadi…sebejo-bejone inyong dpt photo apik.. itu karena obyekNya..hehehe.. sabar..sabar…

  6. Hahaha inyong teyeng, sing penting ojo inyong bereng, hahaha

  7. mba Dini.. iyah.. iki loh aku iso.. padahal asline kabegjan..lucky shoot haha.. mencari pengakuan diri bahwa aku bisa, inyong teyeng elok hehe.. makasih sudah nambahi..

  8. Hehehe, banyak cara memperoleh gambar yg bagus, tapi toh nyatanya tetap bukan hal yang mudah menjadikan satu karya yang mengena di hati banyak orang. Penambahan keterangan2 hanya diharapkan mampu menambah nilai foto, kalo keterangan nggak pake edit, asli, nggak pake potoshop yo mungkin itu yang ingin ditekankan. Bukan nilai dan cerita si foto, tapi si fotografer, wkwkwk

  9. ndiphe13 said: hajar mas….

    weh..weh..weh…

  10. dhave29 said: Aneh lagi sudah di klaim tanpa edit, kok ada watermark, frame outlane, resize dll…? byuuh…byuh…. ”REMOVE sajah”.

    hajar mas….

  11. dhave29 said: Aneh lagi sudah di klaim tanpa edit, kok ada watermark, frame outlane, resize dll…? byuuh…byuh…. ”REMOVE sajah”.

    nduk Nurul.. haha diketak wae gundule.. just potosop huhu….

  12. dhave29 said: Aneh lagi sudah di klaim tanpa edit, kok ada watermark, frame outlane, resize dll…? byuuh…byuh…. ”REMOVE sajah”.

    eh tadi ketemu foto yang begituan, no photoshop just resize, tp ada watermarknya :Djadi inget tulisan pean :))

  13. dhave29 said: Aneh lagi sudah di klaim tanpa edit, kok ada watermark, frame outlane, resize dll…? byuuh…byuh…. ”REMOVE sajah”.

    om digimon.. waduh.. google lum ada kali ya? hehe

  14. dhave29 said: Aneh lagi sudah di klaim tanpa edit, kok ada watermark, frame outlane, resize dll…? byuuh…byuh…. ”REMOVE sajah”.

    baru tau ada istilah itu 🙂

  15. dhave29 said: Aneh lagi sudah di klaim tanpa edit, kok ada watermark, frame outlane, resize dll…? byuuh…byuh…. ”REMOVE sajah”.

    bro askwhy.. bukakn lebay, tapi kebangeten.. kata bang haji t.e.r.l.a.l.u..bupeb.. hehe sabar bu sabar.. sapatau emang juosh haha

  16. dhave29 said: Aneh lagi sudah di klaim tanpa edit, kok ada watermark, frame outlane, resize dll…? byuuh…byuh…. ”REMOVE sajah”.

    Udeh remope ajahhh drpd misuh2wakakakakakakakakaka

  17. hehehe, aku malah kalo post foto selalu bilang “not original, edited with Photoshop”…gimana dong tuh..lebay juga yaa?

  18. om Havi.. aman om.. sehat selalu.. salamnduk Nurul.. hehe ya dihargai dikit dunk.. dengan diremove hehehe…

  19. Remove sajaaahh! Buang ke laut! Sok-sokan! Hehe..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Anak Singkong Naik Kasta

Aku suka jaipong kau suka disko o’ o’ o’.. Aku suka singkong kau suka keju oh oh oh.. Penggalan lirik lagu Singkong dan Keju yang ...