Menjawab sebuah Pertanyaan Pintar

Sebuah buku apapun jenisnya; novel, skripsi, pelajaran dan lain sebagainya pastinya ada “Kata Pengantar”. Sebuah tulisan singkat dari pengantar untuk halaman demi halaman dibelakangnya,namun sering kali ditinggal oleh pembaca dan langsung menuju ke bab demi bab. Saya tidak akan mengutak-atik kata pengantar, tetapi mencoba melihat sisi lain dalam pengenalan diri.
Pernah dengar sebuah pernyataan
“HaPe yang penting bisa SMS dan Telpon”
“Kamera pokoe bisa njepret beres dah”
“Televisi yang penting bisa keluar gambarnya dulu”
Tentu bukan hal yang asing bagi kita bahkan saya sering melontarkan kalimat tersebut tanpa menyadari ada fitur-fitur canggih dibalik benda elektronik tersebut. Sangat sayang memiliki ponsel pintar ala Black Berry hanya sebatas SMS, Telpon dan Berfoto, tetapi jika jatuh ditangan orang yang kreatif bisa menjadi minikomputer dan mbobol ATM. Lebih mengecewakan lagi apabila memiliki kamera DSLR, tetapi masih menggunakan mode Auto, padahal banyak senjata sakti dibalik tampilan yang rumit dan banyak tombol “yang penting jepret”. Masih banyak lagi contoh kekurang pintaran yang bisa menyingkirkan senjata-senjata menarik tersebut.

Nah akhir-akhir ini saya sedikit risau dan bertanya-tanya kenapa acapkali muncul pertanyaan
“wah foto dimana itu..?”
“bangunan apa itu ya..?”
“ini di ambil kapan kah..?”
“pake kamera apa ini..?”
“lensa berapa mm ini..?”
“pake software apa aja..?”
Sebuah pertanyaan pintar menurut orang lain tetapi sebuah tamparan bagi saya dan terasa bodoh diri ini, kenapa mesti muncul pertanyaan seperti itu. Ada apa dengan pertanyaan tersebut dan kenapa muncul. Apakah saya tidak sanggup memberikan pengantar, pendahuluan atau informasi, atau semua itu terlewatkan dan langsung menuju bab demi bab?.

Sebuah pertanyaan dan sebuah kewajiban untuk menjawab, tetapi ironis sekali saat melongok di pembukaan di kata pengantar (preambule) dan beberapa baris kalimay dibawah.
Lokasi;xxxxxxxx
Gear;xxxxxxxx
Nah tak jauh beda dengan sebuah pernyataan mengenai “HaPe asal bisa SMS, telpon dan Kamera asal bisa jepret”. Keengganan untuk membaca kata pengantar dan buku petunjuk seolah menampilkan sisi ketidaktahuan padahal ada jawaban terpampang di atas. Sungguh ironis bukan? mau di jawab kok sudah ada jawabannya diatas, didiamkan kok berkesan tak ada respon, di jawab seolah mengulangi kata pengantar.

Bukan masalah enggan atau ogah-ogahan menjawab pertanyaan tersebut, tetapi sebagai bahan pelajaran untuk lebih teliti dan cermat untuk membuat pertanyaan dan betul-betul pertanyaan pintar, bukan pertanyaan yang menunjukan ketidaktahuan didalam sebuah jawaban, apalagi sekedar basa-basi.

Kalao ada pertanyaan….
“Jam berapa Mas… sekarang” (sambil sms)
Timbul jawaban
“masih seperti kemarin kok, kalo gak percaya cek aja di ponsel”

Salam

DhaVe
Meja Kantor, 28 Januari 2010, 10:30

 

About dhaverst

Dhanang DhaVe I'm a Biologist who is trapped in photography world, adventure, and journalism but I enjoy it..!

No comments

  1. yogahart said: @ Sulis* hu uh enak nulis nggladrah daripada gawe puisi jeh hehehehehe**berlindung di balik kata2 Ha.ha.ha…… sebagai orang yg akhir2 ini sering uplot puisi , aku merasa ikut “tersanjung” dengan “pujian” mas Sulis . . .Gawe puisi kuwi angel yo , mas ? he.he.he..Memang itulah hal baik yg bisa kupetik dari persahabatan di MP , dengan para tupot , penyair , Romo , penulis (cerita , renungan) , sampe pada yg isi sitenya hampir semuanya hasil copas (berupa informasi2 menarik dan berguna . . . ) Aku bisa ‘nempil kawruh’ , nambah wawasan , mengasah kepribadian , dll. Setiap orang punya kelebihan , ini musti kita sadari , kita akui , dan kita bisa memetik hal positipnya , . . selalu . .

    hayooo Om Sulis..? 😀

  2. yogahart said: Buat postingan jenis tertentu (photo) , memang mustinya kudu ‘merelakan’ waktu buat mbaca prolog , narasi , keterangan2 . . . sebelum komen . . .. . (sik , sik . . . ‘tak baca’e maneh blog’e , ben gak salah komen , he.he.he….)biar kesannya gak “mengajukan pertanyaan pintar di waktu yg salah” , Meskipun , jujur saja , karena cuma bisa mengagumi karya teman2 , para tupot handal , sedang aku gak dhong soal photografi , kadang komenku yaa melenceng dari semestinya , he.he.he…Tapi kita bisa mencoba belajar memaklumi , (sejenis pembelaan diri sekaligus pembenaran) , bisa jadi . . komen yg meski kurang pas(asal gak nyleneh , misal . . tanya jam piro , tanya harga sebungkus sego kucing , dll , he.he.he..)setidaknya menunjukkan respectnya pada postingan tersebut . . . .komen’e kepanjangan ? maap , he.he.he..

    terimakasih Om Yoga…sebuah ulasan yang bagus ini…yah apapun orang akan tauporsinya bagaimana untuk menanggapi sebuah apresiasi dari rekan-rekan..tetap lanjutkan Om..salam

  3. soleno said: pokona mah kalo juru potona maz Dhanang..pazti hazilnya baguZZ!

    @ Sulis* hu uh enak nulis nggladrah daripada gawe puisi jeh hehehehehe**berlindung di balik kata2 Ha.ha.ha…… sebagai orang yg akhir2 ini sering uplot puisi , aku merasa ikut “tersanjung” dengan “pujian” mas Sulis . . .Gawe puisi kuwi angel yo , mas ? he.he.he..Memang itulah hal baik yg bisa kupetik dari persahabatan di MP , dengan para tupot , penyair , Romo , penulis (cerita , renungan) , sampe pada yg isi sitenya hampir semuanya hasil copas (berupa informasi2 menarik dan berguna . . . ) Aku bisa ‘nempil kawruh’ , nambah wawasan , mengasah kepribadian , dll. Setiap orang punya kelebihan , ini musti kita sadari , kita akui , dan kita bisa memetik hal positipnya , . . selalu . .

  4. soleno said: pokona mah kalo juru potona maz Dhanang..pazti hazilnya baguZZ!

    Buat postingan jenis tertentu (photo) , memang mustinya kudu ‘merelakan’ waktu buat mbaca prolog , narasi , keterangan2 . . . sebelum komen . . .. . (sik , sik . . . ‘tak baca’e maneh blog’e , ben gak salah komen , he.he.he….)biar kesannya gak “mengajukan pertanyaan pintar di waktu yg salah” , Meskipun , jujur saja , karena cuma bisa mengagumi karya teman2 , para tupot handal , sedang aku gak dhong soal photografi , kadang komenku yaa melenceng dari semestinya , he.he.he…Tapi kita bisa mencoba belajar memaklumi , (sejenis pembelaan diri sekaligus pembenaran) , bisa jadi . . komen yg meski kurang pas(asal gak nyleneh , misal . . tanya jam piro , tanya harga sebungkus sego kucing , dll , he.he.he..)setidaknya menunjukkan respectnya pada postingan tersebut . . . .komen’e kepanjangan ? maap , he.he.he..

  5. soleno said: pokona mah kalo juru potona maz Dhanang..pazti hazilnya baguZZ!

    saya berharap juga demikian Om… kan buat semuanya harus diberi yang terbaik tentunya

  6. alexamzah said: Pertanyaan Cerdas Selanjutnya.. “Siapakah Perempuan Beruntung itu.. yang salalu mendengar keluh kesahmu..?”.. 😀 piss

    pokona mah kalo juru potona maz Dhanang..pazti hazilnya baguZZ!

  7. alexamzah said: Pertanyaan Cerdas Selanjutnya.. “Siapakah Perempuan Beruntung itu.. yang salalu mendengar keluh kesahmu..?”.. 😀 piss

    kali ini aku terlalu bodoh untuk menjawabnya…hayooh sapa yang mau jawab…?

  8. yswitopr said: hihihihi… sing dibaca sing tu njeb puint! sing praktis.. dah kebanyakan teori waktu sekolah… 16 tahun sekulah teyus jew… hihihihi…mbaca lagi ach… *takut nek ditungkak*

    Pertanyaan Cerdas Selanjutnya.. “Siapakah Perempuan Beruntung itu.. yang salalu mendengar keluh kesahmu..?”.. 😀 piss

  9. yswitopr said: hihihihi… sing dibaca sing tu njeb puint! sing praktis.. dah kebanyakan teori waktu sekolah… 16 tahun sekulah teyus jew… hihihihi…mbaca lagi ach… *takut nek ditungkak*

    hahah….aayoh mbaca…mbaca… trus praktek…besok THB hehehe 😀

  10. dhave29 said: nah loh.. kok yang penting yang terlewatkan sih…belajar lagii dan lagi..mbaca yook

    hihihihi… sing dibaca sing tu njeb puint! sing praktis.. dah kebanyakan teori waktu sekolah… 16 tahun sekulah teyus jew… hihihihi…mbaca lagi ach… *takut nek ditungkak*

  11. yswitopr said: ngunu yo, mas! hmmmmm… awalnya udah baca sich.. tapi ga semua! baca yang IMHOnya penting! jebul ada yang terlewatkan. parahnya, yang terlewatkan itu yang paling penting… hihihihihi…*latihan membaca: C A: ca; N O : no tambah N jadi canon…

    nah loh.. kok yang penting yang terlewatkan sih…belajar lagii dan lagi..mbaca yook

  12. dhave29 said: yah sebuah proses Mo..Bersyukur aku mulai dari kamera analog, jadi sebelum kotret mikir dulu lama haha, beda yang awalannya Dslr biasanya grusak-grusuk (ndaksemua)..yuk mbaca dulu…..

    ngunu yo, mas! hmmmmm… awalnya udah baca sich.. tapi ga semua! baca yang IMHOnya penting! jebul ada yang terlewatkan. parahnya, yang terlewatkan itu yang paling penting… hihihihihi…*latihan membaca: C A: ca; N O : no tambah N jadi canon…

  13. yswitopr said: heheheehehe…inget terus!ning teuteup aja dilakukan! hihihihihihi… salah milih lah.. pingin cepet-cepetlah… hihihihi….tengkyu mas Dhave!

    yah sebuah proses Mo..Bersyukur aku mulai dari kamera analog, jadi sebelum kotret mikir dulu lama haha, beda yang awalannya Dslr biasanya grusak-grusuk (ndaksemua)..yuk mbaca dulu…..

  14. dhave29 said: @yswitopr; hure… hureee masih bisa malu hehehe pisss Mo… setidaknya dari makian “metering” ada yang menyayangi Anda agar tidak mengulang kekurang tepatan yang kesekian banyak kali hehe… wis nungkak maning…. semoga segera merasakan efek sampingnya Mo…”nyusul krubutan sarung sambi nyruput teh anget”

    heheheehehe…inget terus!ning teuteup aja dilakukan! hihihihihihi… salah milih lah.. pingin cepet-cepetlah… hihihihi….tengkyu mas Dhave!

  15. dhave29 said: @yswitopr; Wadoh..wadooh Mo… aku yo melok ndelik iki hehehe…

    @yswitopr; hure… hureee masih bisa malu hehehe pisss Mo… setidaknya dari makian “metering” ada yang menyayangi Anda agar tidak mengulang kekurang tepatan yang kesekian banyak kali hehe… wis nungkak maning…. semoga segera merasakan efek sampingnya Mo…”nyusul krubutan sarung sambi nyruput teh anget”

  16. dhave29 said: @yswitopr; Wadoh..wadooh Mo… aku yo melok ndelik iki hehehe…

    tambah isin lagi ketika aplut futu masih ada kument: metering???heheheehehe… tapi makin dihajar, makin ditungkak.. makin pingin bisa! efeknya? makin banyak aplut futu.. hihihihihi… jadi malu…*sembunyi balik selimut aja!*

  17. dhave29 said: ya toh… di awali dulu dengan membaca sebelum motretmbaca metering

    @yswitopr; Wadoh..wadooh Mo… aku yo melok ndelik iki hehehe…

  18. dhave29 said: ya toh… di awali dulu dengan membaca sebelum motretmbaca metering

    tos LIL!Kata-kata ini masih terekam dimemoriku…*sembunyi ahhhh… lho.. kok semua tempat udah dipaki sembunyi?*

  19. alexamzah said: Pertanyaan Cerdas.. “Pernah coba yang lain?” (selingkuh Nikon Mode On)

    Nah,,,, ki malah langsung mengaku,,,,”target selanjutnya Cak….mau hajar kontras tinggi”

  20. larass said: ada yang berubah dong pastinya “dalam hal REJEKI” hehehe

    Pertanyaan Cerdas.. “Pernah coba yang lain?” (selingkuh Nikon Mode On)

  21. larass said: ada yang berubah dong pastinya “dalam hal REJEKI” hehehe

    nah itu udah ada yang ngatur mBak, kalo rejeki aku mah pasrah ama yang di Atas sana…

  22. dhave29 said: yups 3 tahun yang lalu dan masih sama gak ada yang berubah….

    ada yang berubah dong pastinya “dalam hal REJEKI” hehehe

  23. larass said: hikss maaap lah, aku gak sempat membaca sedetail itu hehehejadi udah lama yaaaahhhhh……hmmmm 3 tahun yang lalu 🙂

    yups 3 tahun yang lalu dan masih sama gak ada yang berubah….

  24. dhave29 said: hayooo yang teliti… di baca ulang yang dibawah sana… mumpung lagi baekan ni aku kasih”dhave29 wrote today at 11:10 AMsulisyk saidmas, lepas dari konteks di atas, aku meh takon, kuwi HS poto tahun kapan xixixixixixi**dilempar album poto lawas karo mas dhavesik mas… sik tak lihat EXIF….iki poto pas mau ngumpul poto buat ijazah, wisuda dll… 2007Sekalian bikin KTP anyar, pake hetsot ini…”jaman ndugal Om…””

    hikss maaap lah, aku gak sempat membaca sedetail itu hehehejadi udah lama yaaaahhhhh……hmmmm 3 tahun yang lalu 🙂

  25. larass said: singkatan baru hehehe, foto tahun berapa om???

    hayooo yang teliti… di baca ulang yang dibawah sana… mumpung lagi baekan ni aku kasih”dhave29 wrote today at 11:10 AMsulisyk saidmas, lepas dari konteks di atas, aku meh takon, kuwi HS poto tahun kapan xixixixixixi**dilempar album poto lawas karo mas dhavesik mas… sik tak lihat EXIF….iki poto pas mau ngumpul poto buat ijazah, wisuda dll… 2007Sekalian bikin KTP anyar, pake hetsot ini…”jaman ndugal Om…””

  26. dhave29 said: narkoba (nasi rames karo bakwan)….

    singkatan baru hehehe, foto tahun berapa om???

  27. larass said: baru lihat yang sebenarnya, tadinya kukira siapaaaaaaaaa eh ternyata om Dhave

    iyah waktu masih suka narkoba (nasi rames karo bakwan)….ancooor..ancooor…

  28. dhave29 said: perlukah saya jawab hihi… jadi malu wehehehe….

    baru lihat yang sebenarnya, tadinya kukira siapaaaaaaaaa eh ternyata om Dhave

  29. lalarosa said: ojo banter2 yen wis ngerti ndablekmengko jurus ngeyel metu meneh 🙁

    wis ngeyel gak mudengan…wah ciloko luar dalem kui,,,,

  30. sulisyk said: pakai ngomel2 juga yak karena saking ndableknya hahahaha

    nungkak juga Om..walon-alon dan pake perasaan…

  31. lalarosa said: fiewh….. kena lagi nihdua suhu tupot nyuruh2 bacabaca dan baca

    ya toh… di awali dulu dengan membaca sebelum motretmbaca metering

  32. jarody said: yup, kadang yang terpikir pertama kali oleh orang saat berbicara adlah spontan..tak menyadari bahwa jawaban ada di sekitar kita..kok dadi serius sih/?? :p

    bener Mbah… itulah yang terjadi…mau gemana lagi.. budaya kalii ya?

  33. larass said: mo tanya pak, itu foto HS nya foto dimana??? huehehehehe

    perlukah saya jawab hihi… jadi malu wehehehe….

  34. larass said: jawaban yang singkat padat dan jelaskenapa harus bertanya yah???? hehehehe

    nah itulah inti jawabannya… kenapa musti tanya?

  35. agnes2008 said: 1…………..2……………3…………….Kabuuur…..! gak ikutaaaann…. !

    melu ngintiil… mlayu bareng..bareng

  36. sulisyk said: pakai ngomel2 juga yak karena saking ndableknya hahahaha

    ojo banter2 yen wis ngerti ndablekmengko jurus ngeyel metu meneh 🙁

  37. lalarosa said: fiewh….. kena lagi nihdua suhu tupot nyuruh2 bacabaca dan baca

    pakai ngomel2 juga yak karena saking ndableknya hahahaha

  38. dhave29 said: Kalao ada pertanyaan….”Jam berapa Mas… sekarang” (sambil sms)Timbul jawaban”masih seperti kemarin kok, kalo gak percaya cek aja di ponsel”

    yup, kadang yang terpikir pertama kali oleh orang saat berbicara adlah spontan..tak menyadari bahwa jawaban ada di sekitar kita..kok dadi serius sih/?? :p

  39. dhave29 said: Kalao ada pertanyaan….”Jam berapa Mas… sekarang” (sambil sms)Timbul jawaban”masih seperti kemarin kok, kalo gak percaya cek aja di ponsel”

    mo tanya pak, itu foto HS nya foto dimana??? huehehehehe

  40. dhave29 said: Kalao ada pertanyaan….”Jam berapa Mas… sekarang” (sambil sms)Timbul jawaban”masih seperti kemarin kok, kalo gak percaya cek aja di ponsel”

    jawaban yang singkat padat dan jelaskenapa harus bertanya yah???? hehehehe

  41. lalarosa said: mbakyu itu aku 🙁

    1…………..2……………3…………….Kabuuur…..! gak ikutaaaann…. !

  42. lalarosa said: mbakyu itu aku 🙁

    nah tambah lagi yang ngaku hehehe 😀

  43. agnes2008 said: Emoh ah,.. nanti puisine tiap bait berisi :lensa 50mm 1,5 juta…. oooh betapa aku tak sanggup…kamera 450D eh D450 Rp.xx juta… lebih lagi aku harus jual bantal kasur…POI , EO, bokeh apa yang terjadi denganmu?Hahahah…wis aaaaaaaah… Mak Si dulu… :))

    fiewh….. kena lagi nihdua suhu tupot nyuruh2 bacabaca dan baca

  44. agnes2008 said: Emoh ah,.. nanti puisine tiap bait berisi :lensa 50mm 1,5 juta…. oooh betapa aku tak sanggup…kamera 450D eh D450 Rp.xx juta… lebih lagi aku harus jual bantal kasur…POI , EO, bokeh apa yang terjadi denganmu?Hahahah…wis aaaaaaaah… Mak Si dulu… :))

    isine barisan sakit hati tukang poto iki…curhatan gear dan gear…

  45. agnes2008 said: Hehehe…Iya tuh,.. kadang2 orang itu ‘malas’ membaca. Sehingga harus bertanya, padahal ada di depan mata. Senenge langsung pada kesimpulan, bagian akhir hingga melupakan awal dan tengah. “tun jep poin”

    mbakyu itu aku 🙁

  46. yswitopr said: byuh…

    lagi ntes sadar dari semaput sekian menit yang lalu…

  47. dhave29 said: loh sapa tau mBak”terima privat PUISI”hayoooh….

    Emoh ah,.. nanti puisine tiap bait berisi :lensa 50mm 1,5 juta…. oooh betapa aku tak sanggup…kamera 450D eh D450 Rp.xx juta… lebih lagi aku harus jual bantal kasur…POI , EO, bokeh apa yang terjadi denganmu?Hahahah…wis aaaaaaaah… Mak Si dulu… :))

  48. agnes2008 said: Sinetron, Uyon2, Ketoprak,.. ?

    berangkat…. berangkat..dagelan bareng-bareng

  49. dhave29 said: ayoh les bareng…. gaweh puisi, gurindam, soneta…. pantun, parikan… apa maneh yah?

    byuh…

  50. dhave29 said: ayoh les bareng…. gaweh puisi, gurindam, soneta…. pantun, parikan… apa maneh yah?

    Sinetron, Uyon2, Ketoprak,.. ?

  51. agnes2008 said: jangan mlenceng yaa… kembali ke laptop nya Dhave..!

    loh sapa tau mBak”terima privat PUISI”hayoooh….

  52. sulisyk said: nek arep sinau gawe puisi segera hubungi mbakyu mas hahahahahaha**lempar batu terus mlayu**

    ayoh les bareng…. gaweh puisi, gurindam, soneta…. pantun, parikan… apa maneh yah?

  53. agnes2008 said: Rame2 melakukan ‘pengakuan’DHAVE.. !! hayoo kae banyak korban’

    syap mbak.. aku daptar satu-satu…. urut cakep hehehe 😀

  54. sulisyk said: hu uh enak nulis nggladrah daripada gawe puisi jeh hehehehehe**berlindung di balik kata2

    hihi… jadi pengin semakin kencang berlari..”puisine pernah gak nyambung”

  55. caritasocha said: aku ikuttttt mas sulis…….wkakakakaaa…..

    nah ada member baru lagi ini…”aku jadi tukang absen dulu”

  56. sulisyk said: aku no 1 mbak hahahahahaha

    dengan rela berdiri di barisan paling depan…ayo disiapke pasukane Om…. upacara pengakuan siap dimualai…”istirahat ditempat grak”

  57. agnes2008 said: Sopo wae kuwi? hehe…

    aku ngacuuuung…..

  58. agnes2008 said: Beda tipis sama ‘nggladrah’ yo? :p*siap2 tameng…

    hihi.. serangan beruntun….”mumpet ngisor longan sik….”

  59. agnes2008 said: Ora mempan je… kudu dibuldoser hehe…

    wadoh..wadoh… perlu di undangke begho apa sedot wc gak kie je…mas Kodok.. dengarkan kata Bu Agnes…

  60. sulisyk said: nek arep sinau gawe puisi segera hubungi mbakyu mas hahahahahaha

    jangan mlenceng yaa… kembali ke laptop nya Dhave..!

  61. imeel said: apa krn skrg org menjadi kurang sabar & selalu diburu2 waktu, hingga sptnya tdk memiliki waktu utk membaca hal2 yg dianggap tdk perlu (pdhl itu perlu?)

    sepertinya begitu mBak…semoga bisa lebih sedikit bisa meluangkan waktu….

  62. dhave29 said: biasanya saya nulis tentang catatan perjalanan, deskripsi dari obyek atau narasi sebagai pengantar gambar..

    nek arep sinau gawe puisi segera hubungi mbakyu mas hahahahahaha**lempar batu terus mlayu**

  63. rirhikyu said: haduh komennya puyeng bacanya.. wakakakak..hmm tp ya getulah masyarakat sini :P*termasuk aku siy ^_^ makanya cm beli nextberry ajah dech, yg penting kegunaannya :p

    saya lebih puyeng juga mbak buat apresisi rekan-rekan…tapi semua harus di layani..yah yang penting nilai pake dulu…. style ntar laen waktu sajah…

  64. caritasocha said: setuju….setujuuuuu…..;-DTIPS dunk mas untuk membuat sebuah prolog yg bagus itu bagaimana..???karena saya kurang bisa membuat prolog, kata2 indah atau bercerita dalam kata2.

    Waduh Mas.. saya juga masih belajar nie..biasanya saya nulis tentang catatan perjalanan, deskripsi dari obyek atau narasi sebagai pengantar gambar..yang intinya bisa menjelaskan dan mewakili dari album tersebut Mas..salam

  65. caritasocha said: aku ikuttttt mas sulis…….wkakakakaaa…..

    Rame2 melakukan ‘pengakuan’DHAVE.. !! hayoo kae banyak korban’

  66. agnes2008 said: Beda tipis sama ‘nggladrah’ yo? :p

    hu uh enak nulis nggladrah daripada gawe puisi jeh hehehehehe**berlindung di balik kata2

  67. sulisyk said: aku no 1 mbak hahahahahaha

    aku ikuttttt mas sulis…….wkakakakaaa…..

  68. agnes2008 said: Sopo wae kuwi?

    aku no 1 mbak hahahahahaha

  69. sulisyk said: hihihihi pada kesentil, aku ndelik wae ah

    Sopo wae kuwi? hehe…

  70. sulisyk said: karo gawe prolog sak jelas2e

    Beda tipis sama ‘nggladrah’ yo? :p*siap2 tameng…

  71. dhave29 said: nah iki sing perlu di Tungkak….bu Agnes,,,, katuran nungkak kodok ijo…. monggo…monggo… alon-alo wae….

    Ora mempan je… kudu dibuldoser hehe…

  72. dhave29 said: nah itu kan bisa di jadikan POI dalam album heheheya toh.. ya toh..bagaimana dengan yang lain? hayuuu… hayuuuu………

    apa krn skrg org menjadi kurang sabar & selalu diburu2 waktu, hingga sptnya tdk memiliki waktu utk membaca hal2 yg dianggap tdk perlu (pdhl itu perlu?)

  73. dhave29 said: nah itu kan bisa di jadikan POI dalam album heheheya toh.. ya toh..bagaimana dengan yang lain? hayuuu… hayuuuu………

    haduh komennya puyeng bacanya.. wakakakak..hmm tp ya getulah masyarakat sini :P*termasuk aku siy ^_^ makanya cm beli nextberry ajah dech, yg penting kegunaannya :p

  74. dhave29 said: nah itu kan bisa di jadikan POI dalam album heheheya toh.. ya toh..bagaimana dengan yang lain? hayuuu… hayuuuu………

    setuju….setujuuuuu…..;-DTIPS dunk mas untuk membuat sebuah prolog yg bagus itu bagaimana..???karena saya kurang bisa membuat prolog, kata2 indah atau bercerita dalam kata2.

  75. sulisyk said: inggih Adimas Dhave :))saya emang kebiasaan sebisa mungkin kasih prolog kalau posting foto, minimal yang tertarik buka ada gambaran ttg foto2 tersebut

    nah itu kan bisa di jadikan POI dalam album heheheya toh.. ya toh..bagaimana dengan yang lain? hayuuu… hayuuuu………

  76. sulisyk said: tumpakke becak cerak alun2 wae mas xixixixixi

    le nggotong nang becak yang Susah Om… trus di poto bareng,,, di gawe model madul wae yuuukk”mlayuuuuuuuuuuuuu sing semaput krungu trus tangi…”

  77. sulisyk said: mas, lepas dari konteks di atas, aku meh takon, kuwi HS poto tahun kapan xixixixixixi**dilempar album poto lawas karo mas dhave

    sik mas… sik tak lihat EXIF….iki poto pas mau ngumpul poto buat ijazah, wisuda dll… 2007 Sekalian bikin KTP anyar, pake hetsot ini…”jaman ndugal Om…”

  78. dhave29 said: hihi.. jadi gak enak nie… maaf..maaf.. dehProlog sak jelas-jelase..syukur kasih gambar yang sadis..jadi mbaca seolah sudah liat album poto getu.. jadi pertnyaan bisa lebih interaktif getuu…begitukan mas Sulis…?

    inggih Adimas Dhave :))saya emang kebiasaan sebisa mungkin kasih prolog kalau posting foto, minimal yang tertarik buka ada gambaran ttg foto2 tersebut

  79. sulisyk said: hihihihi pada kesentil, aku ndelik wae ah (kadang juga suka ga baca pengantar kalau lagi males) karo gawe prolog sak jelas2e hehehehekadang saya juga suka di tanya model itu, jawabnya gampang, tuh ada di prolog hehehehehe

    hihi.. jadi gak enak nie… maaf..maaf.. dehProlog sak jelas-jelase..syukur kasih gambar yang sadis..jadi mbaca seolah sudah liat album poto getu.. jadi pertnyaan bisa lebih interaktif getuu…begitukan mas Sulis…?

  80. addicted2thatrush said: sudah disebut yu agnes, saya ‘seorang pemalas’ dan aku gak bth pengakuan tp pengertian. :p

    nah iki sing perlu di Tungkak….bu Agnes,,,, katuran nungkak kodok ijo…. monggo…monggo… alon-alo wae….

  81. dhave29 said: aja semaput.. abot le nggotong

    tumpakke becak cerak alun2 wae mas xixixixixi

  82. agnes2008 said: Mumet e ben tambah,… (sembuh)

    tungkak-tungkakan kie critane….

  83. yswitopr said: waduch…rasanya kek ditungkak…clenggggggggggggggg!*semaput dulu ach…

    mas, lepas dari konteks di atas, aku meh takon, kuwi HS poto tahun kapan xixixixixixi**dilempar album poto lawas karo mas dhave

  84. yswitopr said: waduch…rasanya kek ditungkak…clenggggggggggggggg!*semaput dulu ach…

    padahal menungkak diri sendiri, ehh malah yang lain ikut kena,,,,ya di maafin rame-rame Mo,,,,,”minal aidzin wal fa idzin” (bener gak kui tulisane?)aja semaput.. abot le nggotong

  85. elok46 said: kalo cerita wayang aku beri prolog biar pada ngerti tapi kalo puisi piye jal ???aku suka membaca kata pengatar karena dr situ kita bisa mengenal si penulis lepas dr konteks bukunya gitukalo kamera saya tentu tak banyak bertanya krn saya ora ngerti.orang bertanya karena dia tidak mengerti sehingga ingin ngerti dan justrui krn dia mengerti dia bertanya.dan aku tidak memenuhi kriteria diatas untuk hal foto karena binggung mau tanya apa ???hehehehe TFS

    hihihihi pada kesentil, aku ndelik wae ah (kadang juga suka ga baca pengantar kalau lagi males) karo gawe prolog sak jelas2e hehehehekadang saya juga suka di tanya model itu, jawabnya gampang, tuh ada di prolog hehehehehe

  86. elok46 said: kalo cerita wayang aku beri prolog biar pada ngerti tapi kalo puisi piye jal ???aku suka membaca kata pengatar karena dr situ kita bisa mengenal si penulis lepas dr konteks bukunya gitukalo kamera saya tentu tak banyak bertanya krn saya ora ngerti.orang bertanya karena dia tidak mengerti sehingga ingin ngerti dan justrui krn dia mengerti dia bertanya.dan aku tidak memenuhi kriteria diatas untuk hal foto karena binggung mau tanya apa ???hehehehe TFS

    yah semua memang pada porsi dan proporsi nya mBak…Nah penanya dan penjawab juga akan saling menilai berapa bobot dari pertanyaan dan jawaban yang akan di berikan, nah kalo saya tidak tahu ya… nggoblogi saja tanya dari pada diam dalam ketidak tahuan… lebih baik di bilang dudul dari pada pinter… beban moral hihih…makasih juga mBak.. saya cuma menbciarakan diri ini yang uun…

  87. agnes2008 said: Jujur,..soal HaPe,.. aku juga sering bilang,..penting iso MP an hehe..selain sms dan telpon.

    Sama dunk mBak…asal gak asat pulsane sudah bagus kui…

  88. yswitopr said: waduch…rasanya kek ditungkak…

    sudah disebut yu agnes, saya ‘seorang pemalas’ dan aku gak bth pengakuan tp pengertian. :p

  89. yswitopr said: waduch…rasanya kek ditungkak…

    Mumet e ben tambah,… (sembuh)

  90. agnes2008 said: Hehehe…Iya tuh,.. kadang2 orang itu ‘malas’ membaca. Sehingga harus bertanya, padahal ada di depan mata. Senenge langsung pada kesimpulan, bagian akhir hingga melupakan awal dan tengah. “tun jep poin”Kalau aku tak coba usahakan membaca narasine, walau kadang duowiiii….dan sesekali gak penting2 amat, wong isine ada yang ‘curhat’ hehehe…Seandainya pun aku pernah melakukan pertanyaan ‘kurang pintar’ padamu,.. semoga dibukaken pintu maaf yang lebaaar….banget yo hiks..Salam,

    waduch…rasanya kek ditungkak…clenggggggggggggggg!*semaput dulu ach…

  91. agnes2008 said: Hehehe…Iya tuh,.. kadang2 orang itu ‘malas’ membaca. Sehingga harus bertanya, padahal ada di depan mata. Senenge langsung pada kesimpulan, bagian akhir hingga melupakan awal dan tengah. “tun jep poin”Kalau aku tak coba usahakan membaca narasine, walau kadang duowiiii….dan sesekali gak penting2 amat, wong isine ada yang ‘curhat’ hehehe…Seandainya pun aku pernah melakukan pertanyaan ‘kurang pintar’ padamu,.. semoga dibukaken pintu maaf yang lebaaar….banget yo hiks..Salam,

    kalo cerita wayang aku beri prolog biar pada ngerti tapi kalo puisi piye jal ???aku suka membaca kata pengatar karena dr situ kita bisa mengenal si penulis lepas dr konteks bukunya gitukalo kamera saya tentu tak banyak bertanya krn saya ora ngerti.orang bertanya karena dia tidak mengerti sehingga ingin ngerti dan justrui krn dia mengerti dia bertanya.dan aku tidak memenuhi kriteria diatas untuk hal foto karena binggung mau tanya apa ???hehehehe TFS

  92. agnes2008 said: Hehehe…Iya tuh,.. kadang2 orang itu ‘malas’ membaca. Sehingga harus bertanya, padahal ada di depan mata. Senenge langsung pada kesimpulan, bagian akhir hingga melupakan awal dan tengah. “tun jep poin”Kalau aku tak coba usahakan membaca narasine, walau kadang duowiiii….dan sesekali gak penting2 amat, wong isine ada yang ‘curhat’ hehehe…Seandainya pun aku pernah melakukan pertanyaan ‘kurang pintar’ padamu,.. semoga dibukaken pintu maaf yang lebaaar….banget yo hiks..Salam,

    Jujur,..soal HaPe,.. aku juga sering bilang,..penting iso MP an hehe..selain sms dan telpon.

  93. agnes2008 said: Hehehe…Iya tuh,.. kadang2 orang itu ‘malas’ membaca. Sehingga harus bertanya, padahal ada di depan mata. Senenge langsung pada kesimpulan, bagian akhir hingga melupakan awal dan tengah. “tun jep poin”Kalau aku tak coba usahakan membaca narasine, walau kadang duowiiii….dan sesekali gak penting2 amat, wong isine ada yang ‘curhat’ hehehe…Seandainya pun aku pernah melakukan pertanyaan ‘kurang pintar’ padamu,.. semoga dibukaken pintu maaf yang lebaaar….banget yo hiks..Salam,

    nah loh… hayoo pada ngaku hayuu…saya pun sering begituan, karena acapkali pengantar gak menarik blas dan terkesan seadanya sajah sehingga malah ngrusak intinya hahaha…maaf juga yoh kalo saya dengan pertanyaan bodo saya….salam jua mBak.. makasih

  94. addicted2thatrush said: owh.. *headbang*

    hayooh ngakuuu…?

  95. Hehehe…Iya tuh,.. kadang2 orang itu ‘malas’ membaca. Sehingga harus bertanya, padahal ada di depan mata. Senenge langsung pada kesimpulan, bagian akhir hingga melupakan awal dan tengah. “tun jep poin”Kalau aku tak coba usahakan membaca narasine, walau kadang duowiiii….dan sesekali gak penting2 amat, wong isine ada yang ‘curhat’ hehehe…Seandainya pun aku pernah melakukan pertanyaan ‘kurang pintar’ padamu,.. semoga dibukaken pintu maaf yang lebaaar….banget yo hiks..Salam,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Sangiran, Warisan Nenek Moyang yang Diakui UNESCO

Ada sebuh cerita, dulu ditempat ini banyak sekali raksasa. Kehadiran raksasa ditunjukan dengan adanya tulang-tulang berukuran besar. Meskipun tulang-tulang tersebut tidak utuh, tetapi bisa membuktikan, ...