Luwak Sakti dari Gunung Merapi ( Reportase episode 2010 #3)

Malam telah larut, menjelang pergantian tahu adalah momment yang sangat dinanti, apalagi yang sudah susah payah mendaki merapapi gunung. Momment pergantian tahun kayaknya tidak berpihak pada kami, tidak tahu mengapa kami berlima mata seperti ada ribuan monyet yang menggantungi kelopak mata kami. Ngantuk luar biasa, dan sungguh berat mata ini, baru ingat dan baru sadar apa yang menyebabkan kantuk luar biasa ini.

Bagi masyarakat jawa, apabila memiliki anak kecil yang susah tidur biasanya digeruskan pala (rerempahan) lalu dikasih air hangat dan dioleskan dijidat, dan tak lama kemudian teler dah bobok nyenyak. Apakah asumsi saya benar, tidak tahu yang jelas perut kenyang, badan hangat, badan lelah dan tempat yang nyaman maka kantuklah yang datang. Jam tangan menunjukan 23;45 terlihat dibawah sana pesta kembang api sudah dimulai, nampak tak percaya saya tanya pada Mas Cahyo, ternyata jam kami cocok juga. Tidak masalah yang penting, pesta sudah dimulai dan menyaksikan tebaran kembang api dilangit yang cerah menjadi hiburan bagi kami.

Mata semakin berat saja, menyusul mBak Pilar yang sudah mlungker duluan dalam sleeping bag, lalu disamping kanan saya Tono dan Mas Cahyo melengkapi didalam tenda kuning. Nah si Andi yang tidak kejatah tempat, sebenarnya tenda memang kapasitas 5 orang, tetapi telah penuh sesak oleh peralatan pendakian. Andi dibalut dalam sleeping bag tidur diluar dengan nyenyaknya. Malam yang dingin membuat saya terjaga mendengar suara rintihan memelas, gak tau siapa dan yang lebih seram peralatan masak kami berjatuhan kebawah, senter dinyalakan.

Oh ternyata mBak Pilar mengigau, dan setelah saya bangunkan ternyata kedinginan. Usut punya usut ternyata, dia menempel didinding yang berembun, dan pantas saja kedinginan. Saya menyuruhnya bergeser dan lukir tempat dengan saya, agar lebih hanagat. Saya keluar tenda untuk memeriksa sekeliling dan ada apa dengan alat masak kami.

Sedikit mengganggu Mas Cahyo untuk pinjam head lamp yang lebih terang, keluar dan “busyet seekor Luwak “musang” belang putih keabuan mengobrak-abrik stok logistik dan alat masak kami. Trangia sudah berguling 3 meter dibawah, lalu saya turun dan akhirnya ikut terperosok kebawah juga. Ternyata dibawah, tiuse basah sudah bertebaran, tango, terinasi tinggal separo, bakso berceceran tapi masih dalam kemasan. Satu persatu saya pungut dan kembalikan ditempatnya, ditata rapi kembali.

Andi yang terbungkus sleeping bag nampak membujur kaku, kawatti ada apa dengan dia “ndi…ndi…gak papa” saya goyang-goyang tubuhnya. “aman Mas… anget, nyenyak” jawab si Andi, “okelah kalo begitu”. Kembali dalam tenda dengan bada yang menggigil kedinginan, masih nampak mBak Pilar yang mengigau tak karuan, kayaknya kedingin, Tono nampak pulas dan Mas Cahyo yang sudah hangat dalam kantong tidurnya. Kembali ke alam mimpi, tapi agak susah juga karena kedinginan.

Jam 05.00, akhirnya bangun juga untuk bersiap memasak makanan untuk teman-teman. Begitu keluar tenda busyet… berantakan lagi alat masak kami. “dasar Luwak edann…ora urus babar pisan”. Kembali saya dan Andi mengais-ngais peralatan yang diobrak-abrik Luwak. Pagi ini saya bertugas membuat teh hangat, sambil mempersiapkan bumbu masakan.

Menu pagi ini adalah sup Jamur, adapun bumbunya; jamur tiram, brokoli, bakso, seledri dan potongan kentang. Saat bumbu siap, ada yang kurang, “baksonya mana….?” clingak-clinguk mencari dalam kotak logistik. “tadi malam masih 3 bungkus” jawab mBak Pilar, “dan tadi malam saya munguti habis diobrak-abrik luwak”. Kami sepakat mengkambing hitamkan Luwak-lah yang mencuri bakso kami. Berbagai macam cacian, sumpah serapah dan kutukan keluar dari mulut kami untuk sang Luwak “dasar Luwak, kecil-kecil udah jadi Luwak, remaja jadi luwak, gede tetap luwak, bapaknya luwak, neneknya juga luwak..luwak..luwak dan luwak”. Gara-gara bakso di colong luwak hilang nafsu untuk memasak, tetapi harus dilanjutkan.

Sup jamur tiram tanpa bakso akhirnya matang juga dan kami nikmati bersama. Sekarang mBak Pilar dan Mas Cahyo turun tangan juga untuk menggoreng mendoan; tak lupa telor dan coca-cola untuk mengaduk bumbu tepungnya. Kolaborasi yang sungguh luar biasa, Andi sibuk jadi juru cicip, saya dan Tono bikin ager-ager sebagai menu pelengkap.

bersambung

About dhaverst

Dhanang DhaVe I'm a Biologist who is trapped in photography world, adventure, and journalism but I enjoy it..!

No comments

  1. pilaryogya said: Jiaaahhh. dia inget aja rintihan dakuhalah dirimu aja ndak bisa tdr kan… posisiya ndak PW weks .

    gak PW tapi pules hehehe 😀

  2. tjahjokoe said: hehe…heheee…heee…( rintihannya mbak Pilar ….. )))))pisss…..ono maneh mas…Dhanang : Dingin ya mbak??? tanya Dhanang pd mbak Pilar yg menggigil.Pilar : iya..Dhanang : sama…..jawabnya enteng…Cahyo : kirain mo ngasih penghangat….eh ternyata jawabnya ‘sama’.hahahahaha…….

    Jiaaahhh. dia inget aja rintihan dakuhalah dirimu aja ndak bisa tdr kan… posisiya ndak PW weks .

  3. amarylli said: seruuu….masak2 di alam…tappi keren2 judul masakannya :)))

    hahaha… sekenanya sajah ko Mbak,,, rasanya ya aneh-aneh getu.. tapi juoos.ssss

  4. elok46 said: iya langsung terbit 3 heheini aku awal baca makanya rada binggunghehehe kacau

    seruuu….masak2 di alam…tappi keren2 judul masakannya :)))

  5. elok46 said: iya langsung terbit 3 heheini aku awal baca makanya rada binggunghehehe kacau

    hahaha… oke dah dilnajut sajah… gambar nyusul

  6. pilaryogya said: aduh mas, yang mengigau jgn di tulis, malu aku re

    iya langsung terbit 3 heheini aku awal baca makanya rada binggunghehehe kacau

  7. pilaryogya said: aduh mas, yang mengigau jgn di tulis, malu aku re

    @rir; benerkan luwak… dasar….

  8. pilaryogya said: aduh mas, yang mengigau jgn di tulis, malu aku re

    wakakakaka… dasar luwakkkk…bikin org kaga napsu makan :p

  9. pilaryogya said: aduh mas, yang mengigau jgn di tulis, malu aku re

    @elok; iyah… berburu Luwak dilereng merapi mBak… yah segera akan terbit lagi deh.. siap-siap hehehe… ditunggu sajah…@sulis; ditungkak bar kui digawe mendoan bumbu kokakola sisane gawe bakso tugu luwak…

  10. pilaryogya said: aduh mas, yang mengigau jgn di tulis, malu aku re

    luwake njaluk ditungkak mas hahaha

  11. pilaryogya said: aduh mas, yang mengigau jgn di tulis, malu aku re

    topo broto limo maspantes ditunggu ra nonggol2 di MPkangen tulisane seng sopan buanget

  12. pilaryogya said: aduh mas, yang mengigau jgn di tulis, malu aku re

    @alex; weh iya yah… bakso luwak…larang pisan euy…@kohan; kadang kalo inget ya masih ketawa… saatnya berbagi canda dari alam bebas. makasih [email protected]; hehehe iyah aku lupa hehehe…. gantian aku yang tidur berselimut embun xixixix… sama dunk hahaha iyah… ngangetin pake apa? aku aja menggigil hahaha piss pissss ah…

  13. pilaryogya said: aduh mas, yang mengigau jgn di tulis, malu aku re

    hehe…heheee…heee…( rintihannya mbak Pilar ….. )))))pisss…..ono maneh mas…Dhanang : Dingin ya mbak??? tanya Dhanang pd mbak Pilar yg menggigil.Pilar : iya..Dhanang : sama…..jawabnya enteng…Cahyo : kirain mo ngasih penghangat….eh ternyata jawabnya ‘sama’.hahahahaha…….

  14. dhave29 said: masalahe luwake makan bakso… njur apa doyan bakso telek luwak hahahaha…

    wakakkaa,,,,,seeruuu…sumpah nih ngakak saya baca catper ini 😀

  15. dhave29 said: masalahe luwake makan bakso… njur apa doyan bakso telek luwak hahahaha…

    enak kuwi… bakso rasa luwak

  16. dhave29 said: dasar Luwak, kecil-kecil udah jadi Luwak, remaja jadi luwak, gede tetap luwak, bapaknya luwak, neneknya juga luwak..luwak..luwak dan luwak

    @mbam; hahaha… okelah kalo begithu…

  17. dhave29 said: dasar Luwak, kecil-kecil udah jadi Luwak, remaja jadi luwak, gede tetap luwak, bapaknya luwak, neneknya juga luwak..luwak..luwak dan luwak

    Sesuk wae aku nulise…sik peregangan mari cuti online

  18. dhave29 said: dasar Luwak, kecil-kecil udah jadi Luwak, remaja jadi luwak, gede tetap luwak, bapaknya luwak, neneknya juga luwak..luwak..luwak dan luwak

    @mbam; hehehe… bingung meh nulis apa…@5191t; keburu luwake lari Mas… “bakso tugu luwak” coba deh….

  19. dhave29 said: dasar Luwak, kecil-kecil udah jadi Luwak, remaja jadi luwak, gede tetap luwak, bapaknya luwak, neneknya juga luwak..luwak..luwak dan luwak

    @pilar;loh ada yang ngaku… ini berdasarkan kisah nyata based true story…. hehehe pisss pisss mBak…

  20. dhave29 said: dasar Luwak, kecil-kecil udah jadi Luwak, remaja jadi luwak, gede tetap luwak, bapaknya luwak, neneknya juga luwak..luwak..luwak dan luwak

    zzzz…zzz..zzzz

  21. dhave29 said: dasar Luwak, kecil-kecil udah jadi Luwak, remaja jadi luwak, gede tetap luwak, bapaknya luwak, neneknya juga luwak..luwak..luwak dan luwak

    ditungkak aja Mas Dhave

  22. dhave29 said: Menu pagi ini adalah sup Jamur, adapun bumbunya; jamur tiram, brokoli, bakso, seledri dan potongan kentang. Saat bumbu siap, ada yang kurang, “baksonya mana….?” clingak-clinguk mencari dalam kotak logistik. “tadi malam masih 3 bungkus” jawab mBak Pilar, “dan tadi malam saya munguti habis diobrak-abrik luwak”.

    @alex; masalahe luwake makan bakso… njur apa doyan bakso telek luwak hahahaha…@lala; wah nek kecekel meh tak gawe mendoan luwak bumbu bodo seduh kokakola… bakalan syahdu…iseh gemes sampe sak iki… luwaaaaaaaaaaaaaaaaak… gemblung

  23. dhave29 said: Menu pagi ini adalah sup Jamur, adapun bumbunya; jamur tiram, brokoli, bakso, seledri dan potongan kentang. Saat bumbu siap, ada yang kurang, “baksonya mana….?” clingak-clinguk mencari dalam kotak logistik. “tadi malam masih 3 bungkus” jawab mBak Pilar, “dan tadi malam saya munguti habis diobrak-abrik luwak”.

    jarene pakdeku luwak dimasak yo enak maskok ora diburu wae go ganti bakso 😀

  24. dhave29 said: Menu pagi ini adalah sup Jamur, adapun bumbunya; jamur tiram, brokoli, bakso, seledri dan potongan kentang. Saat bumbu siap, ada yang kurang, “baksonya mana….?” clingak-clinguk mencari dalam kotak logistik. “tadi malam masih 3 bungkus” jawab mBak Pilar, “dan tadi malam saya munguti habis diobrak-abrik luwak”.

    aduh mas, yang mengigau jgn di tulis, malu aku re

  25. dhave29 said: Menu pagi ini adalah sup Jamur, adapun bumbunya; jamur tiram, brokoli, bakso, seledri dan potongan kentang. Saat bumbu siap, ada yang kurang, “baksonya mana….?” clingak-clinguk mencari dalam kotak logistik. “tadi malam masih 3 bungkus” jawab mBak Pilar, “dan tadi malam saya munguti habis diobrak-abrik luwak”.

    wah dadi ngelak…luwaknya dikasih makan kopi, terus ditunggu po’enya, katanya jadi kopi luwak tu mas…hehehe

  26. dhave29 said: Menu pagi ini adalah sup Jamur, adapun bumbunya; jamur tiram, brokoli, bakso, seledri dan potongan kentang. Saat bumbu siap, ada yang kurang, “baksonya mana….?” clingak-clinguk mencari dalam kotak logistik. “tadi malam masih 3 bungkus” jawab mBak Pilar, “dan tadi malam saya munguti habis diobrak-abrik luwak”.

    @lala; yups.. dasar luwak ora genah babar pisan…

  27. dhave29 said: Menu pagi ini adalah sup Jamur, adapun bumbunya; jamur tiram, brokoli, bakso, seledri dan potongan kentang. Saat bumbu siap, ada yang kurang, “baksonya mana….?” clingak-clinguk mencari dalam kotak logistik. “tadi malam masih 3 bungkus” jawab mBak Pilar, “dan tadi malam saya munguti habis diobrak-abrik luwak”.

    heheheherencana makan ala resto jadi bubrah gara2 luwak 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Sangiran, Warisan Nenek Moyang yang Diakui UNESCO

Ada sebuh cerita, dulu ditempat ini banyak sekali raksasa. Kehadiran raksasa ditunjukan dengan adanya tulang-tulang berukuran besar. Meskipun tulang-tulang tersebut tidak utuh, tetapi bisa membuktikan, ...