Jalan-jalan itu Pakai Kaki (reportase 14 Km dari lereng Merbabu sampai Rawa Pening)

Minggu pagi selepas pulang Ibadah di Gereja (mecahin rekor hampir4 absen) janjian dengan teman untuk hunting sekaligus jalan-jalan. Tipe orang tepat waktu, itu saya dan berharap teman juga begitu dan akhirnya benar juga.

Jam 09.00 dimulai perjalanan muter kota Salatiga, dan sebenarnya tidak ada yang istimewa bagi kota kecil dan tercinta bagi saya. Ada sesuatu yang menarik saat aku tawarkan untuk naik angkot, ternyata dia jawab “jalan kaki saja”. Anggukan kepala yang saya lakukan, dan dengan model bacpackers kita berjalan menyusurui jalanan. Jam 11 kita sudah menuntaskan perjalanan, kalau di hitung kasar sekitar 3 KM.

Entar terbesit apa, saya mengajukan pertanyaan “bagaimana kalau ke base camp Cuntel gunung Merbabu” dan dia mengiyakan. Berjalan dengan minibus sampai di Umbul Songo. Dipintu gerbang selamat datang di Taman Nasional Gunung Merbabu, saya sedikit ragu, mampu tidak sampai base camp.

Dipapan nama tertulis jelas Cuntel 3KM, kita harus berjalan di jalan makadam (susunan batuan) yang menanjak. Dibutuhkan niat yang luar biasa bagi orang yang tidak pernah sebelumnya. Hampir 1.5 jam berjalan dan berhenti disebuah gardu pandang. Saya baru sadar, sol sepatu saya jebol, dimana sol dan sepatu lepas. Dengan seutas tali kucoba ikat (mirip crampoon dan ice boot). Orang yang melintas tersenyum simpul, dan saya mau ndak mau harus nahan malu.

Akhirnya sampai juga dibasecamp, dan sambutan Pak Tono sebagai penjaga sungguh hangat. Sebentar kemudian kita diajak mampir dirumahnya, dan suguhan teh hangat, kripik singkong dan pisang menjadi ganjal perut. Bahkan teman rela membungkus pisang untuk dibawa turun. Sebentar kami pamit untuk pulang dan mencoba turun dengan jalur yang berbeda, dan benar juga ternyata lebih jauh, karena kita turun di Sidomukti, hampir 4 KM kita berjalan.

Perjalanan dilanjutkan ke Rumah, untuk mengganti sepatu track yang jebol, setelah itu diputuskan untuk ke Rawa Pening. Singkat kata pukul 16:00 kita sudah sampai jembatan Tuntang lalu berjalan menyusuri Rel untuk sampai di spot pemotretan. Hampir 1 Km kita berjalan, dan raut lelah hilang begitu melihat pemandangan yang ada. Mutar-mutar kesana-kemari, sampai pukul 17:30.

Tujuan kali selanjutnya adalah Kampung Kopi Banaran, saya mengusulkan “naik angkot atau bus”, “jalan kaki saja” jawabnya, dan semakin pucat muka saya. 1 km untuk sampai jalan raya dan hampi 2 km untuk menuju Banaran Cafe, terbesit di benak untuk menghubungi kawan, siapa tahu mobilnya nganggur dan bisa jemput kami. Alhasil cuma dapat jawaban “kalau sudah sampai SMS ya”, yiah sama saja harus jalan sampai lokasi.

Akhirnya pukul 18.00 lebih banyak sampai juga dilokasi, kami bertiga kumpul disana. Saat mereka asyik ngobrol saya iseng buka kamera dan melihat jepretan saya hari ini. Terlihat jelas angka 3+3+4+1+1+2= 14km perjalanan saya hari ini. “lho bukannya dirumah tadi ada motor nganggur, lha ngapain aku susah-suhan menyusuri 14km jalanan….?”. Di balik kebodohan saya, ada sebuah syukur yang mendalam, ternyata kakiku tidak kalah dengan motor, angkot dan bus.

Ada rekan yang mengatakan “kelak dihari penghakiman, seluruh tubuhmu akan bersaksi semua tentang apa yang telah dilakukannya”. Saya beribadah dan bersyukur, “Tuhan ini ciptaanMu, akan kugunakan hanya untuk kemuliaanMu, terimakasih buat kreasiMu”. Malam semakin larut, lemon tea menjadi penyejuk hati, walau kaki udah bergetar, tetapi perjalanan masih jauh……

Terimakasih
Jesus Christ
Om Nono (maaf sudah menyiksa anda, termasuk perosotan di jembatan)
Lia
my Head—–> maaf istirahat dulu yach… kebanyakan jalan sich..?

Salam

DhaVe
Salatiga-Banaran Cafe 30 Agustus 2009

About dhaverst

Dhanang DhaVe I'm a Biologist who is trapped in photography world, adventure, and journalism but I enjoy it..!

No comments

  1. otto13 said: Ealah….Jenengan-a ingkang dijak mlampah-mlampah…???Kaliyan mbenjangipun takseh mulang-uruk???Karunia yang jarang disyukuri oleh orang kota, kaki, ampean…

    iyah mBamBang tak siksa hahaha… gempor..gempor…

  2. bambangpriantono said: Thx a lot yo…heheheheheAlhamdulillah kekuatan seko Gusti Allah marai aku kuat pol

    Ealah….Jenengan-a ingkang dijak mlampah-mlampah…???Kaliyan mbenjangipun takseh mulang-uruk???Karunia yang jarang disyukuri oleh orang kota, kaki, ampean…

  3. dhave29 said: @mBam; yie berkat kata anda “semangaat” slroook… bruk.. mlorot dirawa pening..

    @mBang; yups manuut….

  4. dhave29 said: @mBam; yie berkat kata anda “semangaat” slroook… bruk.. mlorot dirawa pening..

    Wah..nek kowe ngarani aku bakal kapok..salah gede! aku malah seneng kok..hahahahahaa…

  5. dhave29 said: @mBam; yie berkat kata anda “semangaat” slroook… bruk.. mlorot dirawa pening..

    @bamb; yo ncen reportase… kayae.. kon sing kudu kapok mbe aku kudune.. 14 kilo mah byasa… hehehe… kemarin tau gak? yang bikin lelah tuh ranselku beratnya minta ampuuun [email protected]: boleh andaikata mau gabung.. dengan senang hati kami menerima kedatangannya… salam

  6. dhave29 said: @mBam; yie berkat kata anda “semangaat” slroook… bruk.. mlorot dirawa pening..

    buset deh mas Dhave hebat banget14km jalan kaki?duh, pengen ikutan next time tapi kuat ga ya?

  7. dhave29 said: @mBam; yie berkat kata anda “semangaat” slroook… bruk.. mlorot dirawa pening..

    Critane koyok repotasi..heheheheheAnyway, ojok kapok yo mlaku ambek aku

  8. dhave29 said: @mBam; yie berkat kata anda “semangaat” slroook… bruk.. mlorot dirawa pening..

    Biar mlorot tapi tetep giras hehehehehe

  9. alexamzah said: ingat dan muliakan hari Sabath… šŸ˜€ heheeee…….eeee

    @tjah; hehehe… manteb kan? rawa peningnya ntar 2-3 hari lagi… sabar dulu yach hehehe…. lagi banyak kerjaan.. makasih mas Cahyo..

  10. alexamzah said: ingat dan muliakan hari Sabath… šŸ˜€ heheeee…….eeee

    jd inget klo naek merbabu nyusurin jln dgn ta2nan batu..cuapek..omong,mn neh rawapeningnya..?

  11. alexamzah said: ingat dan muliakan hari Sabath… šŸ˜€ heheeee…….eeee

    Iya.. Sir aku dah ingat dan memuliakan…. ini penggilan dan kerinduan saya untuk beribadah,,,, hehehe…

  12. dhave29 said: Minggu pagi selepas pulang Ibadah di Gereja (mecahin rekor hampir4 absen)

    ingat dan muliakan hari Sabath… šŸ˜€ heheeee…….eeee

  13. angelinelex said: Salut, bener2 jalan-jalan.

    @arif; hehehe.. jane kui sing tak goleki Mass hehehe.. mau?

  14. angelinelex said: Salut, bener2 jalan-jalan.

    weh seger bgt ki….opo meneh nek koncone cewek akeh…heheheh …

  15. angelinelex said: Salut, bener2 jalan-jalan.

    @ken: hehehe… cuma menikmati yang ada saja… coba deh jalan pake kaki lebih enjoy.. kalo pake motor… gak tau apa yang terasa.. hehehe.. salam dan makasih..

  16. angelinelex said: Salut, bener2 jalan-jalan.

    @mBam; yie berkat kata anda “semangaat” slroook… bruk.. mlorot dirawa pening..

  17. angelinelex said: Salut, bener2 jalan-jalan.

    enak bener ya Om kalo tinggal di salatiga, ke merbabu deket..ke rawa pening deket..

  18. angelinelex said: Salut, bener2 jalan-jalan.

    Thx a lot yo…heheheheheAlhamdulillah kekuatan seko Gusti Allah marai aku kuat pol

  19. angelinelex said: Salut, bener2 jalan-jalan.

    @stresmetal: lha masalahnya patnernya jalan saja sudah kwalahan je… semoga gak ada yang minta renang yow… hehehe.. ampun dah

  20. angelinelex said: Salut, bener2 jalan-jalan.

    biasanya lari malah :p

  21. @angel: makasih… bethul miracle hari itu… mantab.. makasih Tuhan…

  22. Wah mas…Salut, bener2 jalan-jalan.Fuel nya dpt dr Gereja tu mas.. Hihihi..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Anak Singkong Naik Kasta

Aku suka jaipong kau suka disko oā€™ oā€™ oā€™.. Aku suka singkong kau suka keju oh oh oh.. Penggalan lirik lagu Singkong dan Keju yang ...