Mengemis "STATUS" Hanya untuk Sensasi Maya

Bruce Willis dalam membintangi film laga selalu bertanya “what your status”, dengan sigap anak buahnya menjawab “status clear”. Dalam film yang laga di udara pilot meng-up date status “3000 feet, 121.17north…”. Nah dalam dunia muda-mudi status selalu disangkutpautkan dengan; jomblo, single, complicated, married, mencari hubungan, habis diputus, janda dan lain sebagainya.

Nah sebenarnya apa pentingnya sebuah status?. Bruce Willis dan pilot jelas-jelas memberikan informasi tentang keadaan dan posisi pesawat dimana. Bagi kawula muda, status digunakan untuk memberikan informasi tentang seseorang tentang pasangannya dan kisah-kisah percintaannya tentunya. Dengan melihat status, kita bisa mengetahui adanya informasi akan suatu hal.

“eNakNYa MaKaN Apa Ya..?”, “huff benci aku, dicuekin melulu”, “met bobo semuanya”, “ughh lagi gak enak badan nich”, “hore aku ketemu Yayank”, “lagi dijalan ama teman”, “selamat datang Surabaya” dan lain sebagainya. Umpatan, kesedihan, kemarahan, kegembiraan, pengharapan dan semua aktifitas sesehari juga ada dalam status. Jejaring Face Book menyediakan kotak “status” beserta kolom komentar. Nah dengan status tersebut berharap ada yang membaca, bersimpati, dan berkomentar.

Laman pribadi dengan foto yang dipaksakan (dipilih paling cute, cantik, manis, keren, ganteng pokoknya yang terbaik), walaupun aslinya PAS saja. Serba dipaksa dan memaksakan, kesan yang terlihat begitu. Setiap saat memperbaharui status dan berharap ada yang merespon, baik status suka, duka, atau hanya angan-angan saja.

Obral status gombal berharap rasa iba, kasihan, simpati dari dirinya. Nah Homo Homini Socius mulai nampak dijaman yang nilai-nilai sosial mulai luntur. Hakekat manusia yang tidak bisa soliter terbukti dari status yang dimunculkan, walaupun ada yang acuh tak acuh terhadap respon seseorang terhadap statusnya.

Semua orang saling membutuhkan satu dengan yang lainya, dan sudah terbukti didunia maya. Saat status FBers berubah, dalam hitungan menit sudah ada yang merespon dengan berkomentar, atau sebatas suka saja. Minimal ada sedikit apresiasi terhadap status seseorang.

Menjadi pertanyaan sekarang adalah bagaimana dengan obral status di dunia Maya menuju dunia Nyata. Kemarin ada teman dengan status “mohon bantuan, ada kawan kena kangker otak stadium IV butuh darah golongan AB, bisa hubungi XXX di nomer XXX….”, saya tunggu detik, menit, jam tak satupun yang merespon, bahkan empunya sudah berganti status belum juga ada respon. Disaat yang sama, seorang gadis cantik dengan status “uHh aKhrNya dPuTus Jg, JoMbLo aq”, dalam hitungan detik bertubi-tubi komentar masuk.

Nah bagaimana dengan status anda, apakah akan mengemis dan mengiba komentar, mengumbar informasi pribadi atau mengobral kondisi hati pikiran. Tidak semua wacana negatif keluar dari sebuah status, banyak hal positif yang kita peroleh, ketika seseorang menuliskan kata-kata bijak, informasi terbaru, atau hanya sekedar bercanda. Bersikap wajar dan bijak terhadap suatu status mungkin jaul lebih baik daripada sebuah sensasi sesaat saja.

Apakah status bisa dijadikan sebuah kebanggan?, tetapi mungkin ada wadah lain yang lebih tepat untuk menampung status anda menjadi suatu rangkaian tulisan. Ternyata wadah tersebut juga menyediakan kota sumbangan status hehehehe….

Mohon maaf bagi yang kurang berkenan, salam dan semoga menjadi inspirasi.

Salam

DhaVe

Kamar Kost, “bingung membuat status” 4 Agustus 2009, 21:18wib

About dhaverst

Dhanang DhaVe I'm a Biologist who is trapped in photography world, adventure, and journalism but I enjoy it..!

No comments

  1. minyame said: tulisannya keren mas hehe bener2 menyuarakan suara hati rakyat yg cuma bisa geleng2 kepala liat status temen2nya ^^v

    kembali kasih Mbak…. udah jadi berhala baru tepatnya,,,,

  2. minyame said: tulisannya keren mas hehe bener2 menyuarakan suara hati rakyat yg cuma bisa geleng2 kepala liat status temen2nya ^^v

    khkhkhsss…nice posting, Mas…setuju banget saya! secara saya dah jadi korban status FB juga…. tapi skarang dah bisa liat mana yang berguna mana yang enggak, mana yang baek mana yang kagak…ehhehehee… saya sih ga maksud provokatorin sapa2..tapi buat saya PRIBADI, FB kurang berguna… hehehehe…cuman ajang kongkow ajah… emang skarang manusia dah pada gagu ya? mau ngomong ajah mesti lewat status…hehehhehee….matur nuwun, Mas… nice posting!

  3. minyame said: tulisannya keren mas hehe bener2 menyuarakan suara hati rakyat yg cuma bisa geleng2 kepala liat status temen2nya ^^v

    Terimakasih kawan buat aprsiasinya.. hanya sepatah kata tanpa memunafikan diri.. makasih atas kunjungannya.. salam

  4. tripleoutdoor said: Yup mudah2an mas….semoga dunia maya menjadi ajang untuk menjadi lebih baik…

    tulisannya keren mas hehe bener2 menyuarakan suara hati rakyat yg cuma bisa geleng2 kepala liat status temen2nya ^^v

  5. tripleoutdoor said: Yup mudah2an mas….semoga dunia maya menjadi ajang untuk menjadi lebih baik…

    Setujuu Om… mari kita jadikan dunia Maya untuk kebaikan dan melawan kejahatan (hahaha kaya pahlawan bertopeng) salam dan terimakasih

  6. soleno said: hanya masalah waktu saja. saya yakin pazti laku. katae Om Tutupoli: KAlau ude gantEng Mo gimana Lagi..ehihiyy

    Yup mudah2an mas….semoga dunia maya menjadi ajang untuk menjadi lebih baik…

  7. soleno said: hanya masalah waktu saja. saya yakin pazti laku. katae Om Tutupoli: KAlau ude gantEng Mo gimana Lagi..ehihiyy

    Syap Om… makasih…

  8. dhave29 said: cuma menyuarakan hati saja yang FBnya gak laku

    hanya masalah waktu saja. saya yakin pazti laku. katae Om Tutupoli: KAlau ude gantEng Mo gimana Lagi..ehihiyy

  9. alexamzah said: status: “Prepare Hunting”

    @triple..; iya Om…diatas juga ada garis bawah “tidak semua wacana negatif berasal dari status…” yach saya hanya mengilustrasikan saja… semoga masih banyak yang peduli dan peduli lagi… makasih banyak Om untuk apresiasinya… salam

  10. alexamzah said: status: “Prepare Hunting”

    tapi pak,,nggak jg…kemarin saya share yg kanker stadium ,,,,banyak yang respon….malahan diantara mereka langsung menghubungi meskipun memang no yg di hubungi tidak merespon,,,,apakah itu kerjaan jahil seseorang?

  11. alexamzah said: status: “Prepare Hunting”

    mentang-mentang sing meh neng Ponorogo hehehe,,,,

  12. agungsudrajat said: Makanya minta bantuan sam agus … biar fotonya mas danang nanti dibuat cakep… kalo perlu dikasih sulur-sulur…. sulur maneh… sulur maneh… sulur-sulur T***k……..!

    hahaha… ngko dibilang lambe lamis, ndasm hehehe… di bengkelke trus di kei rumbe-rumbe.. lah potone cak agus yo gak maleh.. tetep ancooor hayooooo…

  13. dhave29 said: Ndak Om.. tadi dobel posting saja hehehe,,,,, makasih Om, cuma menyuarakan hati saja yang FBnya gak laku ehehehe

    status: “Prepare Hunting”

  14. dhave29 said: Ndak Om.. tadi dobel posting saja hehehe,,,,, makasih Om, cuma menyuarakan hati saja yang FBnya gak laku ehehehe

    Makanya minta bantuan sam agus … biar fotonya mas danang nanti dibuat cakep… kalo perlu dikasih sulur-sulur…. sulur maneh… sulur maneh… sulur-sulur T***k……..!

  15. sudarisman said: saya kalo bikin status biasanya menggambarkan apa yang sedang saya kerjakan. misalnya “sedang sibuk packing untuk trip ke pulau lancang”, begitu.khusus mengenai foto di laman, bener mas, aslinya saya pas-pasan. cuma ndak tau di foto ini jadi bagus (xixixi!), katanya 10 tahun lebih muda. alhamdulillah… :))

    hahaha,,,,, Jawaban yang jujur, ya dan bener thooo?

  16. nakamurawa said: sensasi maya…semua balik pada kita – pengguna. the man behind the gun. apakah jadi nampak gagah atau lebih konyol karenanya.posting bagus mas…

    Oke om Nakamura,,,, makasih buat apresiasinya,,,, salam ya.. semoga semakin dewasa saja,,,,

  17. acorbusie said: :)))))

    napa Om… hayu udah ganti status yooo?

  18. rembulanfajar said: mmmm, kalo sayaaa pasang status buat iseng2 aja. seringkali emang punya tujuan supaya “menarik” perhatian orang lain. tapi ada saatnya juga emang pengen ngeluarin emosi jiwa….kebetulan juga pernah nulis sedikit tng fenomena status di : http://rembulanfajar.multiply.com/journal/item/143/Cin_kamu_ada_facebook . ahuyy

    hehehe,,,, begitu yach…. semoga aja dah gak berlebihan hehehehe

  19. soleno said: waduh tulisan tadi dah kehapuz ya..hehetulisan yg kritis nih maz. saya anggap sebagai fungsi kontrol spy ngga kebablasan.

    Ndak Om.. tadi dobel posting saja hehehe,,,,, makasih Om, cuma menyuarakan hati saja yang FBnya gak laku ehehehe

  20. dhave29 said: Laman pribadi dengan foto yang dipaksakan (dipilih paling cute, cantik, manis, keren, ganteng pokoknya yang terbaik), walaupun aslinya PAS saja. S

    saya kalo bikin status biasanya menggambarkan apa yang sedang saya kerjakan. misalnya “sedang sibuk packing untuk trip ke pulau lancang”, begitu.khusus mengenai foto di laman, bener mas, aslinya saya pas-pasan. cuma ndak tau di foto ini jadi bagus (xixixi!), katanya 10 tahun lebih muda. alhamdulillah… :))

  21. dhave29 said: “eNakNYa MaKaN Apa Ya..?”, “huff benci aku, dicuekin melulu”, “met bobo semuanya”, “ughh lagi gak enak badan nich”, “hore aku ketemu Yayank”, “lagi dijalan ama teman”, “selamat datang Surabaya” dan lain sebagainya.

    sensasi maya…semua balik pada kita – pengguna. the man behind the gun. apakah jadi nampak gagah atau lebih konyol karenanya.posting bagus mas…

  22. dhave29 said: “eNakNYa MaKaN Apa Ya..?”, “huff benci aku, dicuekin melulu”, “met bobo semuanya”, “ughh lagi gak enak badan nich”, “hore aku ketemu Yayank”, “lagi dijalan ama teman”, “selamat datang Surabaya” dan lain sebagainya.

    :)))))

  23. mmmm, kalo sayaaa pasang status buat iseng2 aja. seringkali emang punya tujuan supaya “menarik” perhatian orang lain. tapi ada saatnya juga emang pengen ngeluarin emosi jiwa….kebetulan juga pernah nulis sedikit tng fenomena status di : http://rembulanfajar.multiply.com/journal/item/143/Cin_kamu_ada_facebook . ahuyy

  24. waduh tulisan tadi dah kehapuz ya..hehetulisan yg kritis nih maz. saya anggap sebagai fungsi kontrol spy ngga kebablasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Panorama Alam Terasering Panyaweuyan

Indonesia konon mendapat julukan sebagai negara agraris, sewaktu saya duduk di bangku sekolah dasar 25 tahun yang lalu. Benar adanya karena memang pada waktu itu ...